Launching Tribun Sulbar

Serapan Anggaran Sulbar Selama Semester I Sudah Mencapai Rp1,5 T

Dalam pemaparannya, Imik tak menampik kapasitas fiskal Sulbar untuk APBN atau dana transfer, lebih kecil dibanding provinsi lain di Pulau Sulawesi.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Ilham Mulyawan
ist
Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Barat, Imik Eko Putro 

TRIBUN-SULBAR.COM -- Tribun Network meluncurkan media online Tribun-Sulbar.Com yang merupakan portal berita ke-53.

Launching digelar di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) secara virtual melalui aplikasi zoom video pada pukul 16:00 Wita Kamis (29/7/2021).

Baca juga: Curhat Ketua HIPMI Sulbar: Pemberlakuan PPKM Sengsarakan Pelaku Usaha

Baca juga: Kepala BI Sulbar, Budi Sudaryono: Inflasi Sulbar Perlu Diwaspadai

Hadirnya Tribun-Sulbar.com melengkapi total jaringan Tribun ke-53, termasuk 25 jaringan surat kabar harian di 29 kota utama di Indonesia.

Kini Tribun Network diperkuat lebih dari 1.334 jurnalis/wartawan tersebar di 384 kabupaten/kota di Indonesia. Dengan demikian, wartawan Tribun Network hadir di tengah masyarakat, mencakup 75 persen dari 514 kabutepan/kota se-Indonesia.

Tribun-Sulbar.com berkantor di Jl RE Martadinara No 2, Kelurahan Simboro, Kecamatan Simboro, Mamuju.

Tribunnews.com, portal induk Tribun Network bermarkas di kompleks perkantoran Kompas Gramedia Group, kawasan Palmerah Barat, Jakarta Selatan, DKI Jakarta.

e-Flyer launching Tribun-Sulbar.com
e-Flyer launching Tribun-Sulbar.com (ist)

Peluncuran secara virtual Tribun-Sulbar.com dirangkaikan webinar bertema ‘Pemulihan Sulbar Pasca-Gempa Bumi 2021”.

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Barat, Imik Eko Putro turut hadir sebagai pembicara.

Dalam pemaparannya, Imik tak menampik kapasitas fiskal Sulbar untuk APBD atau dana transfer, lebih kecil dibanding provinsi lain di Pulau Sulawesi.

Dia menyebut alokasi anggaran Sulbar hanya Rp3,8 T.

Sedangkan provinsi lain ada yang mencapai Rp4,27 T.

"Bahkan ada yang sampai Rp20 T. Paling besar itu di Sulawesi Selatan," ujar Imik.

Meski begitu, penggunaan anggaran untuk pembangunan maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat, tidak jauh tertinggal.

Dari angka Rp3,8 T tersebut, untuk semester I (Januari-Juni), serapan anggaran telah mencapai 40 persen, atau Rp1,5 T.

"Ini cukup lumayan dan tidak paling bawah. Agak lambat itu Gorontalo," tambahnya.

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved