Bantuan Stimulan 3.463 Rumah Akibat Gempa di Majene Cair Agustus 2021

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majene, Ilhamsyah mengatakan, penyaluran ditargetkan mulai awal Agustus.

Penulis: Nasiha | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Misbah Sabaruddin
Kepala BPBD Majene, Ilhamsyah, ditemui di rungan kerjanya, Selasa (27/7/2021) siang. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Bantuan dana siap pakai (DSP) stimulan perbaikan rumah rusak akibat gempa bumi di Majene, Sulbar, bakal dicairkan Agustus 2021 mendatang.

Penyaluran Agustus mendatang, adalah tahap pertama untuk 3.463 penerima.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majene, Ilhamsyah mengatakan, penyaluran ditargetkan mulai awal Agustus.

"Pembukaan rekening bank para penerima sudah rampung, sisa menunggu petunjuk teknis penyaluran dari BNPB," ujar Ilhamsyah kepada Tribun-Sulbar.com saat ditemui di ruangannya, Selasa (27/7/2021) siang.

Ia bilang, pihaknya terus mempertanyakan ke BNPB di Jakarta, tapi belum ada respon.

"Jakarta masih PPKM darurat, makanya koordinasi terkait penyaluran terhambat," ucapnya.

Baca juga: Majene PPKM Level 3: Akad Nikah Putra SDK di Majene Dihadiri Bupati Achmad Syukri

Baca juga: Update Covid-19 Sulbar Selasa 27 Juli 2021: Bertambah 146 Kasus, Meninggal Dua Orang

Selain juknis, BPBD Majene juga menunggu perjanjian kerja dengan bank BRI dan BPD Sulselbar.

"Setelah itu semua selesai, termasuk perekrutan tenaga pendamping teknis/administrasi, baru dicairkan," jelas Ilham sapaan kepada BPBD Majene.

Khusus di Kecamatan Malunda, jumlah penerima dana stimulan perbaikan rumah rusak akibat gempa bumi sebanyak 2.370.

Rinciannya, 229 kategori rusak berat, 1.014 rusak sedang, dan 1.127 rusak ringan.

Sedangkan di Kecamatan Ulumanda, jumlah penerima sebanyak 1.093.

Kepala BPBD Majene, Ilhamsyah, ditemui di rungan kerjanya, Selasa (27/7/2021) siang.
Kepala BPBD Majene, Ilhamsyah, ditemui di rungan kerjanya, Selasa (27/7/2021) siang. (Tribun-Sulbar.com/Misbah Sabaruddin)

Rinciannya, 290 rusak berat, 244 rusak sedang, dan 559 rusak ringan.

Total dana akan disalurkan tahap pertama, sebesar Rp 74 miliar, dari total dana Rp 123 miliar.

Pemberian bantuan diklasifikasikan berdasarkan tingkat kerusakan rumah.

Untuk rumah kategori rusak berat (RB) Rp 50 juta, rusak sedang (RS) Rp 25 juta, dan rusak ringan (RR) Rp 10 juta.

Menurut Ilham, bantuan stimulan tahap kedua masih diproses.

Terkait fasilitas publik yang rusak juga masih menunggu arahan dari pusat. (*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Misbah Sabaruddin

 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved