Breaking News:

Gempa Mamasa

12 Jam Pascagempa, Warga Desa Buntubuda Mamasa Dirikan Tenda di Halaman Rumah

Warga Mamasa masih trauma, pasca gempa 6,3 magnitudo yang pernah menimpa Sulbar pada 15 Januari 2021 lalu

Semuel Messakaraeng/Tribun-Sulbar.com
Warga di Mamasa sedang mendirikan tenda pascagempa 

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Semuel Messakaraeng

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Kabupaten Mamasa kembali diguncang gempa berkekuatan magnituto 5,3 Skala Richter(SR) pada Kamis (22/7/2021) dini hari, sekitar pukul 01:45 Wita.

Gempa ini membuat warga Mamasa panik dan berhamburan keluar rumah.

Baca juga: Mamasa Sulawesi Barat Berstatus Siaga Bencana

Baca juga: Berkali-kali Gempa, Wabup Mamasa Marthinus Tiranda: Jangan Panik

Getarannya sangat terasa, bahkan membuat sejumlah rumah mengalami kerusakan di bagian dinding maupun plafon.

Warga Mamasa masih trauma, pasca gempa 6,3 magnitudo yang pernah menimpa Sulbar pada 15 Januari 2021 lalu.

Tenda yang didirikan warga pascagempa di Mamasa
Tenda yang didirikan warga pascagempa di Mamasa

Sehingga 12 jam usai gempa, warga mendirikan tenda darurat di halaman tempat tinggal mereka.

Pantauan Tribun-Sulbar.com, banyak warga di Kampung Baru, Desa Buntubuda, Kecamatan Mamasa mendirikan tenda darurat di halaman rumah masing-masing.

"Ini inisiatif kami untuk mendirikan tenda, untuk mengantisipasi adanya gempa susulan," ungkap Sri Mulyani, warga Desa Buntubuda, Kamis (22/7/2021).

"Apalagi kalau malam. Karena di dalam rumah ada kakek dan nenek serta anak kecil," tambahnya.

Sri bercerita, ketika gempa terjadi, ia dan seluruh anggota keluarganya langsung berlarian ke luar rumah.

Halaman
123
Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Ilham Mulyawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved