Bupati dan Penyuluh Pertanian Kabupaten Majene Belajar Pengembangan Porang di Sidrap
"Kunjungan tersebut merupakan pembelajaran penting untuk memahami lebih jauh bagaimana budidaya tanaman Porang," ucapnya.
Penulis: Hasan Basri | Editor: Hasrul Rusdi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Bupati-Majene-Lukman-bersama-Wakil-ketua-DPRD-Sulsel-Syaharuddin-Alrif-di-Sidrap-Sulawesi-Selatan.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE -- Pemerintah Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) studi banding pengembangan tanaman Porang di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Tepatnya di kawasan Porang dan akselerasi eksport Kecamatan Watansidenreng, Kabupaten Sidrap.
Tanaman Porang merupakan salah satu tanaman jenis umbi-umbian yang bernilai tinggi dan mulai diminati dipasaran.
Baca juga: Saatnya Beralih ke Wadah Pelepah Pinang, Lebih Sehat dan Ramah Lingkungan Ketimbang Styrofoam
Kunjungan Pemerintah Kabupaten Majene dipimpin langsung Bupati Lukman Nurman pada Minggu (6/7/2021) lalu.
Lukman membawa rombongan seluruh penyuluh pertanian di 8 Kecamatan, pejabat dari Dinas Pertanian.
Dinas Peternakan dan Perkebunan (Distanakbun), kepala desa serta para Kelompok Tani asal Majene .
Kedatangan Lukman dan rombongan disambut langsung Wakil Ketua DPRD Sulsel, sekaligus pemilik perkebunan Porang, Syaharuddin Alrif.
"Kami melihat tanaman Porang secara langsung, kondisinya luar biasa sangat menjanjikan," ujar Mantan Wakil Bupati Majene tersebut.
Lukman mengaku sengaja kaji banding ke Sidrap karena ingin mengetahui tentang budidaya tanaman Porang.
Baca juga: Pemkab Majene Serap Ilmu Budidaya Porang Milik Wakil Ketua DPRD Sulsel Syaharuddin Alrif
Baca juga: Penerimaan Siswa Baru di Mamasa Gunakan Sistem Zonasi, Begini Penjelasan Kadisdikbud
"Kunjungan tersebut merupakan pembelajaran penting untuk memahami lebih jauh bagaimana budidaya tanaman Porang," ucapnya.
Sementara Wakil Ketua DPRD Sulsel Saharuddin Alrif menceritakan kawasan porang yang dirintis, awalnya lahan kritis milik orantuanya.
Setelah melihat adanya potensi budidaya porang, ia pun mulai mengembangkan tanaman jenis umbi umbian itu
Ide pengembangan tanaman porang muncul setelah mendapat informasi melalui sebuah berita yang didalamnya mengulas tanaman Porang.
Budidaya porang belakangan ini diakui semakin diminati para petani.
Permintaan pasar akan umbi dari tanaman berkhasiat ini membuat banyak orang berlomba-lomba mempelajari cara budidaya porang di Sulsel.
Tanaman Porang merupakan salah satu tanaman jenis umbi-umbian yang bernilai tinggi. Kandungan zat glukomanan dalam porang sangat bermanfaat untuk kesehatan.(*)