Kamis, 7 Mei 2026

Sapi Kurban Prabowo

4 Sapi Peternak di Polman Terpilih Sapi Kurban Presiden Prabowo, Ditawar Rp118 Juta

Namri menyebut tiap peternak sapi yang terpilih ini juga mematok besaran harganya masing-masing.

Tayang:
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Abd Rahman
zoom-inlihat foto 4 Sapi Peternak di Polman Terpilih Sapi Kurban Presiden Prabowo, Ditawar Rp118 Juta
Tribun-Sulbar.com/Fahrun Ramli
SAPI KURBAN PRABOWO - sapi berukuran jumbo milik peternak di Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polman, Sulbar, terpilih menjadi hewan kurban Presiden Prabowo, Rabu (6/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Empat sapi jenis limosin, simental, dan brangus asal Wonomulyo, Polman, terpilih sebagai calon hewan kurban Presiden Prabowo dengan bobot hingga 1,15 ton.
  • Harga sapi ditawar tim Sekretariat Presiden antara Rp100 juta hingga Rp118 juta, namun masih dalam proses negosiasi dengan peternak.
  • Keberhasilan ini menunjukkan kualitas peternak lokal Polman meningkat, didukung peran inseminator dalam menghasilkan sapi unggulan.

 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN- Empat ekor sapi jenis limosin dan simental dari peternak di Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) terpilih menjadi hewan kurban Presiden Prabowo, Rabu (6/5/2026).

Harga empat jenis sapi ini pun ditawar sekretariat presiden dengan angka berbeda berdasarkan bobotnya.

Sapi pertama memiliki bobot mencapai 1.150 Kilogram, jenis Limosin diberi nama Bagong ini ditawar Rp118 juta.

Sapi ini milik peternak bernama Muh Nur dari Desa Sumberjo.

Baca juga: LPDP Desak Gerindra Copot Ketua Fraksi DPRD Sulbar Terkait Dugaan Pelanggaran Hukum

Baca juga: Kantor Desa Tabolang Ludes Terbakar, Camat Topoyo Minta Segera Dibangun Kembali

Sapi kedua jenis Simental diberi nama Bima

memiliki bobot 1.053 Kg  milik peternak bernama H Iskandar ditawar Rp110 juta.

Selanjutnya sapi jenis Brangus yang diberi nama Blecki memiliki bobot 1.011 Kg ini ditawar Rp105 juta

Terakhir sapi jenis Simental yang diberi nama Arjuna dengan bobot 960,3 Kg ditawar Rp100 juta.

"Namun belum deal harganya karena sementara masi negosiasi dari tim sekretariat presiden," kata Kepala Bidang Peternakan Disbuntarnak Polman, Namri Izzuddin kepada wartawan.

Dia menyampaikan harga empat sapi ini ditawar langsung oleh tim sekretariat presiden.

Hingga saat ini harga itu belum disepakati oleh empat pedagang sapi dari Kecamatan Wonomulyo ini 

Namri menyebut tiap peternak sapi yang terpilih ini juga mematok besaran harganya masing-masing.

"Harga dari peternak itu yang sapi pertama paling berat dipatok Rp120 juta, jadi sekarang itu lagi negosiasi," lanjutnya.

Disebutkan sapi kedua dipatok pemiliknya dengan harga Rp115 juta, sapi ketiga dipator Rp110 juta.

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved