Minggu, 31 Mei 2026

Ayah Aniaya Anak

Viral Ayah di Polman Aniaya Anak Demi Tarik Perhatian Istri, Berakhir Diamankan Polisi

Namun karena nomor kontaknya telah diblokir, pelaku kemudian mengirimkan video tersebut kepada salah satu kerabat istrinya.

Tayang:
Editor: Abd Rahman
zoom-inlihat foto Viral Ayah di Polman Aniaya Anak Demi Tarik Perhatian Istri, Berakhir Diamankan Polisi
Istimewa/istimewa
Pria berinisial HR (30) di Kabupaten Polman, Sulbar diamankan polisi usai diduga menganiaya dua anaknya, Sabtu (18/4/2026). Pelaku sempat merekam video saat menganiaya dua anaknya inisial HA (10) dan NA (7). 

Ringkasan Berita:
  • Video dugaan penganiayaan dua anak oleh ayahnya di Polman viral, pelaku HR langsung diamankan polisi.
  • HR mengaku aksi memukul anaknya hanya rekayasa untuk menarik perhatian istrinya yang telah pergi dari rumah.
  • Anak korban kini berada di keluarga ibu, sementara polisi menyiapkan mediasi dan pelaku telah meminta maaf.

 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN – Seorang pria berinisial HR (30) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), diamankan polisi usai video dirinya diduga menganiaya dua anaknya viral di media sosial, Sabtu (18/4/2026).

Dalam video tersebut, terlihat dua anak laki-laki berinisial HA (10) dan NA (7) menangis histeris saat pelaku mengayunkan kayu ke arah mereka.

Aksi itu sontak memicu reaksi keras dari warganet setelah rekaman tersebut tersebar luas.

Baca juga: BBM Non-Subsidi Naik, Pertamax Turbo Melonjak hingga Rp20 Ribuan

Baca juga: Gegara Ditinggal Istri, Suami di Polman Aniaya Dua Anaknya Lalu Direkam Video Agar Dapat Perhatian

Kapolsek Urban Wonomulyo, AKP Sandy Indrajatiwiguna, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat.

“Usai mendapat laporan dari masyarakat yang viral di media sosial, kami langsung melakukan penyelidikan dan mengamankan terduga pelaku untuk diklarifikasi,” ujarnya.

Pelaku diamankan di rumahnya di Kelurahan Matakali, Kecamatan Matakali.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui video tersebut dibuat pada Minggu (12/4/2026).

HR mengaku sengaja merekam aksinya saat memarahi kedua anaknya sambil memukul menggunakan gagang alat pel lantai.

Namun, ia berdalih tindakan tersebut hanya berpura-pura untuk menarik perhatian istrinya yang telah meninggalkan rumah selama sekitar satu bulan.

“Pelaku mengaku pemukulan tersebut tidak terlalu keras dan hanya untuk memperlihatkan kepada istrinya agar kembali pulang,” jelas Sandy.

Awalnya, video itu hendak dikirim langsung kepada istrinya berinisial AN (35).

Namun karena nomor kontaknya telah diblokir, pelaku kemudian mengirimkan video tersebut kepada salah satu kerabat istrinya.

Polisi juga mengungkap bahwa hubungan antara HR dan istrinya sedang tidak harmonis, sehingga berdampak pada kondisi anak-anak mereka.

Untuk sementara, kedua anak tersebut diserahkan kepada kerabat dari pihak ibu guna mendapatkan perlindungan.

Pihak kepolisian juga akan melakukan upaya mediasi antara pelaku dan istrinya.

HR sendiri telah menyampaikan permohonan maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

Ia berharap sang istri bersedia kembali ke rumah dan membangun kembali keluarganya.

Selain itu, HR juga meminta maaf kepada masyarakat atas kegaduhan yang ditimbulkan akibat video tersebut di media sosial. (*)

Sumber: Tribun sulbar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved