Rumah Dibobol Maling
Ditinggal Salat Subuh, Kios Warga di Wonomulyo Polman Dibobol Maling, Uang Dilemari Kaca Raib
Dugaan tindak pidana pencurian ini terjadi saat pemilik kios pergi ke masjid untuk sholat subuh
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Abd Rahman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/fewfewfew.jpg)
Ringkasan Berita:
- Kios milik warga di Desa Sidorejo, Wonomulyo, Polman dibobol maling saat pemiliknya pergi salat subuh di masjid, Selasa (7/4/2026).
- Pelaku diduga memanjat pagar belakang dan masuk lewat pintu samping sebelum mengambil uang dan sejumlah barang jualan.
- Korban mengalami kerugian sekitar Rp7,5 juta, sementara polisi masih menyelidiki identitas pelaku.
TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN- Polisi menyelidiki aksi pencurian di kios jualan warga Dusun V Desa Sidorejo, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa (7/4/2026).
Dugaan tindak pidana pencurian ini terjadi saat pemilik kios pergi ke masjid untuk sholat subuh.
Kios miliknya yang saat itu tanpa penjaga dibobol maling dengan cara merusak pintu.
Korban kembali dari masjid, mendapati barang jualan yang ada dalam kios berhamburan.
Baca juga: Sungai Lariang Rusak dan Jalan Hancur, WALHI Sulbar Soroti Pembiaran Tambang Ilegal di Pasangkayu
Baca juga: Daftar Tarif Kurir di Mamuju Tengah di Tengah Isu Pembatasan BBM, Mulai Rp5 Ribu hingga Rp300 Ribu
Kemudian korban mengecek uang yang di simpan di lemari kaca dan yang di simpan laci meja kas sudah hilang.
"Selanjutnya korban memeriksa lemari jualan rokok ternyata sebagian telah berkurang," kata Panit I Opsnal Polsek Wonomulyo, Iptu Mulyono.
Dia menyebut korban saat itu tengah berada di masjid saat aksi pencurian terjadi.
Korban mengetahui kejadian ini setelah mendapati sejumlah barang jualan berserakan.
Mulyono menyebut telah memeriksa sekitar rumah korba, diduga pelaku masuk kedalam kios dengan cara memanjat pagar tembok di belakang rumah.
"Lalu masuk kedalam kios jualan melalui pintu samping yang saat itu dalam keadaan tidak tergembok," ungkapnya.
Adapun kerugian korban kurang lebih Rp7.500.000, terdiri dari sejumlah uang tunai dan barang jualan.
Polisi saat ini tengah menyelidiki identitas terduga pelaku, telah mengumpulkan bukti petunjuk awal di lokasi kejadian.
"Dihimbau kepada seluruh masyarakat kecamatan Wonomulyo agar lebih berhati-hati saat meninggalkan rumah, pastikan seluruh pintu sudah terkunci dengan baik," ungkapnya.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli