Jumat, 12 Juni 2026

Serangan Anjing Liar

Lagi Kasus Serangan Anjing Liar di Polman Bocah 5 Tahun Luka-luka Diserang Saat Bermain

Korban panik ketakutan lalu sempat berlari, namun terjatuh, anjing itu menyerang korban hingga luka-luka

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Ilham Mulyawan
zoom-inlihat foto Lagi Kasus Serangan Anjing Liar di Polman Bocah 5 Tahun Luka-luka Diserang Saat Bermain
Tribun-Sulbar.com/fahrun
DISERANG ANJING LIAR - Bocah bernama Wira (5) diserang anjing liar di Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polman, Sulbar, kini mendapat perawatan medis di Puskesmas Wonomulyo, Selasa (31/3/2026). 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Seorang bocah bernama Wira (5) luka-luka usai diserang anjing liar di Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar)  pada Senin (30/3/2026) kemarin sore.

Peristiwa serangan anjing liar ini berlangsung di pekarangan BTN Jl. Gatot Subroto Lingkungan Satu, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo.

Saat ini korban mendapat perawatan medis di Puskesmas Wonomulyo.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Sulbar Selasa 31 Maret 2026, Sejumlah Daerah Berpotensi Diguyur Hujan

Baca juga: Kronologi Warga Mateng Tenggelam di Muara Mess-Patulana, Jasad Ditemukan Mertua di Dasar Sungai

Ketika itu korban sedang bermain bersama temannya, tiba-tiba dua ekor anjing mendekati.

Korban panik ketakutan lalu sempat berlari, namun terjatuh, anjing itu menyerang korban hingga luka-luka.

"Temannya juga lari, lalu melapor ke orangtua korban jika ada serangan anjing," kata Bhabinkamtibmas Sidodadi, Aipda Aswar.

Orangtua korban langsung mendatangi tempat kejadian untuk menyelamatkan anaknya.

Warga setempat melihat kejadian itu lalu mengejar dua ekor anjing, namun berhasil lolos.

Aswar menyebut korban telah mendapat perawatan medis, diberi suntikan vaksin rabies.

Serangan anjing di Wonomulyo sudah terjadi sebanyak tiga kali selama dua bulan terakhir dengan jumlah korban mencapai 4 orang.

Perburuan Anjing Liar

Camat Wonomulyo, Samiaji, menyampaikan jika kecamatan sudah berupaya melakukan pencarian terhadap anjing yang meresahkan ini.

Dia menyebut pemerintah kecamatan bersama dinas terkait dan Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) telah melakukan perburuan.

"Namun, belum maksimal karena baru beberapa anjing liar yang kami dapatkan,” ujar Samiaji.

Dia mengimbau ke desa-desa, khususnya bagi warga yang mempunyai anjing agar kiranya dikandangkan.

"Jangan dilepasliarkan sehingga tidak menyebabkan korban gara-gara digigit anjing," ungkapnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli 

Sumber: Tribun sulbar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved