Warga Dusun Bulubawang Polman Akan Segera Punya Jembatan Baru, Jembatan Lama Sudah Lapuk
Jembatan baru ini akan menjadi akses penghubung antara Dusun Bulubawang, dengan Kelurahan Manding, Kecamatan Polewali, Sulawesi Barat
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Ilham Mulyawan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Doa-bersama-jembatan-baru.jpg)
Ringkasan Berita:1. Jembatan dengan panjang 37 meter dan lebar 1,2 meter mulai dibangun di Dusun Bulubawang, Desa Patampanua, Kecamatan Matakali, Polman.2. Infrastruktur ini menjadi jalur vital yang menghubungkan Dusun Bulubawang dengan Kelurahan Manding, Kecamatan Polewali.3. Selama ini warga menggunakan jembatan gantung kayu yang sudah lapuk dan nyaris roboh, bahkan telah memakan korban warga yang terjatuh ke sungai.
TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Jembatan baru dengan Panjang 37 meter dan lebar 1,2 meter akan dibangun di Dusun Bulubawang, Desa Patampanua, Kecamatan Matakali Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar).
Jembatan baru ini akan menjadi akses penghubung antara Dusun Bulubawang, dengan Kelurahan Manding, Kecamatan Polewali, Sulawesi Barat.
Warga setempat pun melaksanakan doa bersama agar proses pembangunan jembatan ini dilancarkan, Senin (30/3/2026).
Baca juga: Tak Ikuti Pemprov Sulbar Pemkab Polman Belum Terapkan WFH, ASN Tetap Wajib Berkantor 5 Hari Kerja
Baca juga: Polda Sulbar Catat 11 Warga Meninggal di Jalan Sepanjang Operasi Ketupat Marano 2026
Doa keselamatan ini berlangsung di bawah jembatan samping sungai, dirangkaikan dengan makan bersama.
Selama ini jembatan gantung dilalui warga sudah rusak dan lapuk, nampak sudah nyaris roboh.
"Didahulukan dengan doa keselamatan agar pembangunan jembatan ini dapat berjalan lancar," kata kepala Dusun Bulubawang, M Yusuf kepada wartawan.
Dia menyampaikan doa keselamatan ini merupakan tradisi warga tiap adanya pembangunan jembatan.
Harapannya dalam proses pembangunan yang melintasi arus sungai, dapat berjalan lancar.
Tanpa ada kendala kata Yusuf, hingga pembangunan jembatan vital ini dapat selesai tepat waktu.
Yusuf menyampaikan selama ini jembatan sepanjang 37 meter terbuat dari kayu, kondisinya memprihatinkan.
"Sudah ada beberapa yang jatuh ke sungai saat melewati jembatan tua ini, sehingga kita sangat bersyukur atas dibangunnya jembatan ini," lanjutnya.
Dia menyampaikan kesiapan warga untuk ikut terlibat dalam gotong royong bersama prajurit TNI yang akan mengerjakan jembatan ini.
Jalur Utama Warga
Yusuf menyebut jembatan ini menjadi jalur utama aktivitas masyarakat, seperti pelajar, petani dan para pekerja hendak ke kota.
Kondisinya cukup memprihatinkan, kayu dan tali jembatan mulai lapuk termakan usia.
| Dulu Tukang Becak, Kisah Supardi Sukses Jadi Produsen Kerupuk Omzet Jutaan Rupiah di Polman |
|
|---|
| 8 Siswa SMK 1 Polewali Keroyok 2 Satpam Akan Dimediasi di Polres Polman |
|
|---|
| Jembatan Gantung Dusun Palado Mamasa Rusak Parah Diterjang Banjir, Akses Warga Putus |
|
|---|
| Pemuda 19 Tahun di Polman Ditemukan Meninggal di Dalam Kamar |
|
|---|
| Kronologi 2 Bocah di Polman Tenggelam di Irigasi Pohayam, Awalnya Pamit Pergi Memancing |
|
|---|