Nelayan di Polman Ditemukan Tak Bernyawa Diduga Akhiri Hidup
Anak tersebut melihat ayahnya dengan tali yang melilit di leher, kemudian memberitahukan kepada keluarga
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Nelayan-ditemukan-bunuh-diri-di-Polman.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN – Seorang nelayan inisial R (46) ditemukan tak bernyawa diduga bunuh diri di Desa Karama, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat pada Senin (16/3/2026).
Dilansir dari rilis Polres Polman kepada awak media, korban ditemukan tak bernyawa sekitar pukul 21:30 WITA.
Baca juga: Potensi Pendapatan Pajak BBM & Rokok Turun Rp64 M SDK Sebut Sulit Tambah Anggaran di APBD Perubahan
Baca juga: Muhammadiyah Mamuju Pusatkan Pelaksanaan Salat Id di Stadion Manakarra Jumat 20 Maret
Personel Polres Polewali Mandar bersama Polsek Tinambung langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), usai mendapat laporan warga.
Sepupu korban, F (20), menjelaskan bahwa kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh anak korban yang masih berusia 7 tahun.
Anak tersebut melihat ayahnya dengan tali yang melilit di leher, kemudian memberitahukan kepada keluarga.
Saksi lainnya, ipar korban MAK (26), menerangkan bahwa korban memiliki riwayat penyakit seperti sakit kepala, asma, serta mengalami kesulitan tidur, terutama sejak istrinya meninggal dunia sekitar empat tahun yang lalu.
Korban juga diketahui pernah menyampaikan keinginan untuk mengakhiri hidupnya, namun selalu diingatkan dan dinasihati oleh pihak keluarga.
Setelah menerima laporan dari masyarakat terkait adanya warga yang meninggal dunia akibat gantung diri, pihak kepolisian dari Polsek Tinambung yang dipimpin oleh Ipda Muhammad Saleh segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan awal.
Tidak lama kemudian, personel gabungan dari Polres Polman bersama Tim Inafis Polres Polman turut tiba di lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis yang dilakukan oleh Dr. Muh. Akbar Wahyudi dari Puskesmas Tinambung, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pemeriksaan hanya menemukan bekas lilitan tali pada bagian leher korban.
Saat ini jenazah korban disemayamkan di rumah orang tuanya di Desa Karama. Pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi, yang penolakannya disaksikan langsung oleh Kepala Desa Karama, Ahmad Madanrang. (*)
| Terdeteksi Serangan Ulat Grayak Pada Tanaman Bawang Merah di Polman Petani Sebar Anti Hama |
|
|---|
| Puskeswan di Polman Siapkan 590 Dosis Vaksin HPR, Sasar Wilayah Wonomulyo dan Polewali |
|
|---|
| 551 CJH Polman, Kloter 11 Berangkat 27 April, Kloter 19 Akan Berangkat 3 Mei 2026 |
|
|---|
| Pulang Antar Istri dari RS, Pria di Polman Dihadang Anjing Lalu Diserang hingga Jatuh dari Motor |
|
|---|
| Sempat Viral 2 Pekan Dibiarkan, Sampah di Pinggir Jalan Kota Polman Diangkut Petugas |
|
|---|