Selasa, 2 Juni 2026

Berita Polman

Pria 62 Tahun di Sidorejo Polman Aniaya Menantu Pakai Sabit, Diduga Cemburu dan Sakit Hati

Sandy mengatakan, pelaku yang sempat kabur dan bersembunyi karena ketakutan usai kejadian.

Tayang:
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Pria 62 Tahun di Sidorejo Polman Aniaya Menantu Pakai Sabit, Diduga Cemburu dan Sakit Hati
Tribun-Sulbar.com/Fahrun Ramli
PENGANIAYAAN - Pria lansia inisial SY (62) di Kabupaten Polman, Sulbar ditangkap polisi usai menganiaya menantunya, Selasa (3/3/2026). Pelaku SY menganiaya menantunya menggunakan sabit diduga karena cemburu. 

Ringkasan Berita:
  • Lansia berinisial SY (62) menganiaya menantunya dengan sabit di Desa Sidorejo, Wonomulyo.
  • Korban mengalami luka di kepala dan harus mendapat beberapa jahitan.
  • Pelaku diduga cemburu dan sakit hati, lalu menyerahkan diri ke polisi.

 


TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN- Pria lansia inisial SY (62) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) ditangkap polisi usai menganiaya menantunya, Selasa (3/3/2026).

Pelaku SY menganiaya menantunya menggunakan sabit diduga karena cemburu.

Korban bernama Herman (40) terluka pada bagian kepala hingga harus mendapat beberapa jahitan.

Baca juga: Pick Up Melaju Kencang Terguling di Tapango Polman, 3 Ton Beras Berhamburan

Baca juga: Cara Daftar Beasiswa Pemprov Sulbar Tahun 2026, Terbuka 1 Maret - 30 April

Penganiayaan itu terjadi di Desa Sidorejo, Kecamatan Wonomulyo, Senin (2/3/2026) kemarin sore.

Pelaku sempat melarikan diri dan bersembunyi di rumah warga usai menganiaya korban.

Motif Penganiayaan

"Kecemburuan, cemburu sama menantunya korban," kata Kepala Desa Sidorejo, Nurdin kepada wartawan.

Disebutkan pelaku kerap bercerita tentang niatnya menganiaya korban. 

Sebab korban dianggap terlalu mendapat perhatian dari mertua perempuannya bernama Sriyanti yang merupakan mantan istri pelaku.

Sementara Kapolsek Urban Wonomulyo, AKP Sandy Indrajatiwiguna mengungkap alasan lain pelaku sehingga menganiaya korban. 

Pelaku mengaku sakit hati karena pernah diusir meninggalkan rumah korban.

"Motif kejadian karena sakit hati, terduga pelaku pernah di usir dari rumah korban, diketahui terduga pelaku adalah mertua dari korban," kata Sandy.

Dia mengungkap, penganiayaan bermula ketika pelaku mendatangi korban.

Saat itu korban sedang mengerjakan pintu di rumah mertua perempuannya.

Terduga pelaku membawa sebilah sabit untuk mencari makan kambing, berpapasan dengan korban di depan pintu rumah dan langsung melakukan penganiayaan.

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved