Polman
3.200 Dosis Vaksin Gratis Cegah PMK Hewan Ternak Sapi di Polman
Kepala Bidang Peternakan Disbuntarnak Polman, Namri Izzuddin mengatakan vaksinasi PMK ini secara gratis diberikan
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Abd Rahman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/gfregre.jpg)
Ringkasan Berita:
- Disbuntarnak Polewali Mandar menyiapkan 3.200 dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) gratis untuk ternak sapi, kambing, dan kerbau. Vaksinasi tahap pertama berlangsung hingga 17 Februari 2026.
- Meski belum ditemukan kasus PMK di Polman, vaksinasi tetap dilakukan sebagai langkah pencegahan. Program ini merupakan bantuan pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian RI.
- Vaksinasi dilakukan langsung ke kandang ternak dengan syarat hewan sehat dan berusia minimal 3–4 bulan.
TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN- Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan (Disbuntarnak) Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) menyiapkan 3.200 dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) bagi hewan ternak sapi, Rabu (11/2/2026).
Pemberian vaksinasi untuk cegah PMK ini akan diberikan secara gratis bagi ternak masyarakat.
Program vaksinasi PMK gratis ini untuk tahap pertama dilakukan selama sepekan hingga 17 Februari.
Baca juga: UT Majene Hadiri Peringatan Isra Mikraj 1447 H Universitas Terbuka Secara Khidmat
Baca juga: PNM Raih Sertifikat Label Taat Zakat sebagai Perusahaan Taat Zakat dari BAZNAS
Walau petugas kesehatan hewan belum menemukan kasus ternak terserang PMK di Polman.
Namun vaksin ini sangat penting untuk pencegahan PMK menyerang ternak warga.
Disbuntarnak Polman menyiapkan sebanyak 3.200 vaksin PMK dalam program ini.
Vaksin ini merupakan bantuan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian RI.
Kepala Bidang Peternakan Disbuntarnak Polman, Namri Izzuddin mengatakan vaksinasi PMK ini secara gratis diberikan.
Disebutkan, pihaknya menyediakan 3.200 vaksin untuk 3.200 ekor ternak baik sapi, kambing maupun kerbau.
Namri mengatakan vaksin PMK ternak ini untuk menjaga kondisi hewan tetap prima saat harga mulai naik menjelang hari raya Idul Fitri maupun Idul Adha nantinya.
"Vaksinasi PMK ini juga dilakukan sesuai saran ahli virologi. Dimana ternak butuh perlindungan herd immunity sebelum mobilitas ternak meningkat," kata Namri kepada wartawan.
Disebutkan tim kesehatan hewan mendatangi langsung kandang ternak warga.
Setelah sebelumnya sudah didata dan dilaporkan sehingga memudahkan akses peternak.
Petugas kesehatan menetapkan syarat hewan bisa divaksin yakni dalam kondisi sehat dan berusia minimal tiga hingga empat bulan.
Sementara ternak yang baru sembuh dari PMK diwajibkan menunggu jeda satu tahun sebelum divaksin kembali.
Ia mengajak seluruh peternak untuk segera memanfaatkan program ini sebagai langkah antisipasi.
"Apalagi mobilitas ternak tinggi menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri," ungkapnya.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli
| Sepekan, 2 Warga Sakit di Polman Ditandu ke Puskesmas akibat Jalan Rusak Parah |
|
|---|
| Wirawaspada Serentak Imigrasi Polman Cek Dokumen Perjalanan dan Izin Tinggal WNA |
|
|---|
| Puskeswan di Polman Siapkan 590 Dosis Vaksin HPR, Sasar Wilayah Wonomulyo dan Polewali |
|
|---|
| 551 CJH Polman, Kloter 11 Berangkat 27 April, Kloter 19 Akan Berangkat 3 Mei 2026 |
|
|---|
| Pulang Antar Istri dari RS, Pria di Polman Dihadang Anjing Lalu Diserang hingga Jatuh dari Motor |
|
|---|