Sabtu, 9 Mei 2026

Damkar Polman

Damkar Polman Lepas Cincin dari Jari Nenek 52 Tahun di Wonomulyo

Cincin tersebut tak bisa dilepas hingga membuat Nurhayati menderita, jari manisnya pun membengkak.

Tayang:
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Damkar Polman Lepas Cincin dari Jari Nenek 52 Tahun di Wonomulyo
Tribun-Sulbar.com/Fahrun Ramli
DAMKAR - Petugas Damkar Polman saat evakuasi cincin membengkak di jari Nurhayati (52) warga Jl Kesadaran, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polman, Sulbar, Selasa (10/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Petugas Damkar Polman berhasil melepaskan cincin yang membengkak di jari Nurhayati (52).
  • Proses evakuasi dilakukan malam hari selama sekitar 25 menit tanpa bius.
  • Nurhayati langsung mendapat penanganan medis usai cincin dilepas.

 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN – Nurhayati (52), warga Jl Kesadaran, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), akhirnya dapat bernapas lega, Selasa (10/2/2026).

Cincin yang melingkar di jari manisnya berhasil dilepas berkat pertolongan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Polman.

Cincin tersebut tak bisa dilepas hingga membuat Nurhayati menderita, jari manisnya pun membengkak.

Baca juga: Damkar Polman Bantu Warga Lepas Cincin Penyebab Bengkak, Sempat ke Rumah Sakit

Baca juga: Damkar Mateng Bantu Lepas Cincin Tersangkut di Jari Warga Tobadak, Korban Panik Tengah Malam

Bahkan cincin itu sudah lengket dengan kulit jari, membuat nenek Nurhayati kesakitan.

Evakuasi Berlangsung Selama 25 Menit

Petugas Damkar Polman harus ekstra hati-hati memotong cincin tersebut dengan mesin pemotong gerinda.

Sesekali petugas menyiram air ke jari nenek Nurhayati agar meredam panas dari mesin.

Nurhayati yang ditemani anaknya datang dari Wonomulyo ke Posko Damkar di Kecamatan Matakali pada malam hari.

"Karena sudah tidak tahan lagi rasa sakitnya, datang ke posko minta bantuan," kata Kepala UPTD Damkar Polman, Imran, kepada wartawan.

Ia menyampaikan petugas menggunakan gerinda mesin pemotong kecil serta menyiramnya dengan air.

Sementara petugas lainnya memberikan penerangan dengan cahaya lampu karena proses evakuasi dilakukan pada malam hari.

Imran menyebut proses evakuasi berjalan lancar dan memakan waktu sekitar 25 menit.

Petugas Damkar Polman saat mengevakuasi cincin dari jari Nurhayati
DAMKAR - Petugas Damkar Polman saat mengevakuasi cincin dari jari Nurhayati (52), warga Jl Kesadaran, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polman, Sulbar, Selasa (10/2/2026).

Meski petugas tidak menggunakan alat bius, berkat pengalaman, kata Imran, cincin tersebut dapat terpotong dengan aman.

Tim Damkar mencari cara agar proses evakuasi tidak terasa sakit bagi pemakai cincin.

"Kami punya metode tersendiri, sudah banyak warga yang datang untuk melepas cincin," ungkapnya.

Nenek Nurhayati langsung mendapatkan pertolongan medis untuk mengatasi pembengkakan pada jarinya.

Ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada petugas Damkar Polman karena telah memberikan bantuan. (*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli

Sumber: Tribun sulbar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved