Berita Polman
Tentara Talud Jalan Sepanjang 50 Meter di Desa Lenggo Polman, Antisipasi Longsor
Danramil Wonomulyo Kapten Inf Subarkah mengatakan, sebagian sasaran fisik sudah mulai dikerjakan secara bertahap.
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Personel-Kodim-1402Polewali-Mandar-Polman-membangun-talud-jalan-di-Desa-Lenggo.jpg)
Ringkasan Berita:
- Personel Kodim 1402/Polman membangun talud 50 meter di ruas jalan poros Bulo–Lenggo untuk memperkuat badan jalan dan mencegah longsor.
- Pembangunan talud merupakan sasaran fisik TMMD ke-127, yang mulai dikerjakan sejak tahap pra-TMMD.
- Pengerjaan dilakukan lebih awal dan paralel dengan pelansiran material guna mengoptimalkan waktu pelaksanaan TMMD, terutama karena bertepatan dengan bulan Ramadan.
TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Personel Kodim 1402/Polewali Mandar (Polman) membangun talud sepanjang 50 meter di ruas jalan poros Bulo–Lenggo, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Sabtu (7/2/2026).
Pembangunan talud ini merupakan salah satu sasaran fisik dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127.
Danramil Wonomulyo Kapten Inf Subarkah mengatakan, sebagian sasaran fisik sudah mulai dikerjakan secara bertahap.
Baca juga: Medan Sulit, Material Rabat Beton TMMD ke-127 Kodim Polman di Lenggo Dilansir Bertahap
Baca juga: Begini Cara Warga Lenggo Polman Sambut TMMD, Gelar Doa Bersama TNI di Pinggir Sungai
Ia menuturkan, pembangunan talud itu bertujuan memperkuat badan jalan sekaligus mencegah longsor pada titik-titik rawan.
Fungsi utama talud, kata Subarkah, untuk memperkuat struktur jalan, mengendalikan aliran air, serta melindungi infrastruktur dan tebing dari pergeseran tanah.
"Memasuki hari keenam pra-TMMD, sebagian sasaran fisik sudah mulai kita kerjakan," kata Subarkah dalam keterangannya.
Ia menyebutkan, ketika pembukaan TMMD nanti, Satgas TMMD tinggal melanjutkan pengerjaan yang sudah ada.
Menurut Subarkah, pengerjaan sasaran fisik dilakukan secara paralel dengan pelansiran material.
Agar waktu pelaksanaan TMMD dapat dimanfaatkan secara optimal selama satu bulan ke depan.
Optimalkan Waktu Pelaksanaan TMMD
"Apa yang sudah bisa kita kerjakan, kita kerjakan lebih dulu, sambil terus melansir material ke lokasi sasaran fisik," ujarnya.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan waktu pengerjaan kegiatan TMMD.
Apalagi, pelaksanaan TMMD ke-127 nantinya akan bertepatan dengan bulan Ramadan.
Sehingga efektivitas waktu kerja menjadi perhatian utama.
Untuk diketahui, Desa Bulo di Kecamatan Bulo terpilih sebagai lokasi pelaksanaan TMMD ke-127.
Pengerjaan ruas jalan poros Bulo–Lenggo yang selama ini rusak parah merupakan salah satu sasarannya.
Terlaksananya program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas infrastruktur jalan untuk memudahkan akses transportasi masyarakat.
Serta memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mendukung pembangunan di wilayah pedesaan.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli
| Warga di Wonomulyo Polman Dibusur OTK Saat Berkendara Pakai Motor |
|
|---|
| Kondisi Warga Lampa Polman Usai Terkena Busur saat Melintas di Wonomulyo |
|
|---|
| Warga dan Mahasiswa Gotong Royong Bersihkan Bahu Jalan di Oting Polman |
|
|---|
| Warga Lampa Terkena Panah Busur Saat Melintas di Wonomulyo Polman, Polisi Selidiki Pelaku |
|
|---|
| Bocah Perempuan 3,5 Tahun di Polman Jadi Korban Dugaan Pencabulan Ayah Kandung, Polisi Selidiki |
|
|---|