Selasa, 26 Mei 2026

Berita Polman

TNI Benahi Jembatan Gantung 37 Meter Hubungkan Matakali-Polewali

Jembatan ini direnovasi oleh prajurit TNI dari Kodim 1402/Polman melalui program Jembatan Gantung Perintis Garuda.

Tayang:
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto TNI Benahi Jembatan Gantung 37 Meter Hubungkan Matakali-Polewali
Tribun-Sulbar.com/Fahrun
JEMBATAN GANTUNG - Prajurit TNI benani jembatan gantung sepanjang 37 meter di Dusun Bulubawang, Desa Patampanua, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polman, Sulbar, Selasa (3/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • TNI dari Kodim 1402/Polman mulai membenahi jembatan gantung sepanjang 37 meter di Dusun Bulubawang, Matakali.
  • Jembatan tersebut merupakan akses vital warga untuk aktivitas ekonomi dan pendidikan, namun sebelumnya dalam kondisi membahayakan.
  • Pembangunan dilakukan melalui program Jembatan Gantung Perintis Garuda dengan dukungan partisipasi masyarakat setempat.

 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Jembatan gantung sepanjang 37 meter di Dusun Bulubawang, Desa Patampanua, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), mulai dibenahi, Selasa (3/2/2026).

Jembatan ini menghubungkan antara Dusun Bulubawang dengan Kelurahan Manding, Kecamatan Polewali.

Selama ini, jembatan tersebut menjadi jalur utama aktivitas masyarakat, seperti pelajar, petani, dan para pekerja yang hendak ke kota.

Baca juga: BREAKING NEWS: Jembatan Gantung di Kalumpang Mamuju Roboh saat Diperbaiki, 3 Warga Jadi Korban

Baca juga: Kondisi Warga Kalumpang yang Jatuh saat Jembatan Gantung Ambruk

Kondisinya cukup memprihatinkan, kayu dan tali jembatan mulai lapuk termakan usia.

Bentangan jembatan ini sepanjang 37 meter, lebar 1,2 meter, dengan ketinggian sekitar 1,5 meter dari badan sungai.

Akses Vital Warga dan Peran TNI

Jembatan ini direnovasi oleh prajurit TNI dari Kodim 1402/Polman melalui program Jembatan Gantung Perintis Garuda.

Kepala Desa Patampanua, Mohammad Yusuf, mengaku bersyukur atas pembangunan jembatan ini.

Menurutnya, jembatan tersebut merupakan akses vital bagi perekonomian masyarakat, termasuk bagi anak sekolah.

Yusuf menyebut sebelumnya masyarakat telah membangun jembatan secara swadaya.

Namun kondisinya sudah tidak layak dan membahayakan keselamatan warga.

"Sudah pernah ada warga jatuh ke sungai karena kondisi jembatan lama sangat memprihatinkan," kata Yusuf kepada wartawan.

Ia menyampaikan warga cukup antusias menyambut kehadiran para prajurit TNI dari Kodim Polman.

Baca juga: Anak SD di Mamasa Nyaris Meregang Nyawa Jatuh ke Sungai, Jembatan Gantung Ambruk saat Menuju Sekolah

Warga secara sukarela ikut melaksanakan kerja bakti bersama personel TNI sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan infrastruktur desa.

Sementara itu, Komandan Kodim 1402/Polman, Letkol Inf Ikhwan Arifin, menyampaikan perbaikan ini merupakan bagian dari proyek strategis nasional.

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved