Breaking News
Jumat, 22 Mei 2026

Bunuh Diri

Sebelum Ditemukan Akhiri Hidup, Warga di Polman Sempat Mengeluh Sakit Perut kepada Istrinya

Menurut keterangan istrinya korban, RM (28), korban sebelumnya mengeluhkan sakit pada bagian perut sekitar pukul 01.00 WITA

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Ilham Mulyawan
zoom-inlihat foto Sebelum Ditemukan Akhiri Hidup, Warga di Polman Sempat Mengeluh Sakit Perut kepada Istrinya
Istimewa/Polres Polman
Gantung Diri - Polisi dari Polres Polman, Sulawesi Barat melaksanakan olah TKP kasus bunuh diri seorang warga inisial HB di Lingkungan Alli-Alli, Kelurahan Takatidung, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, 

TRIBUN-SULBAR.COM - Warga Lingkungan Alli-Alli, Kelurahan Takatidung, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, dihebohkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia diduga akibat gantung diri pada Sabtu (6/12/2025) sekitar pukul 04.00 WITA. 

Korban inisial HB (38), warga setempat.

Informasi awal diterima oleh Polsek Polewali sekitar pukul 04.30 WITA. 

Baca juga: Polisi Sebut Kurir Sabu 6,5 kg Diciduk di Kendari Ambil Barang di Mamuju, Afiliasi Jaringan Malaysia

Baca juga: Usai Diperiksa 11 Jam Kades Tanambuah Mamuju Dijebloskan ke Penjara Kasus Korupsi Rp574 Juta

Tim gabungan dari Polsek Polewali dan Polres Polman langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan langkah cepat penanganan. Tim dipimpin oleh Pawas IPDA Subhan, didampingi Pamapta II IPDA Moris Hendrieke, Kanit Reskrim Polsek Polewali AIPTU Ibrahim, SH, Ps. KA SPKT II AIPTU Nasrullah, serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Takatidung AIPTU Andi Saiful.

Menurut keterangan istrinya korban, RM (28), korban sebelumnya mengeluhkan sakit pada bagian perut sekitar pukul 01.00 WITA. 

Namun saat terbangun kembali pada pukul 04.00 WITA, ia tidak menemukan suaminya di kamar tidur. 

Setelah melakukan pencarian di seluruh bagian rumah, RM mendapati HB sudah dalam keadaan meninggal dunia di area dapur.

Sontak keluarga dan warga sekitar dikerahkan untuk memberikan pertolongan. 

Sakit

Pihak kepolisian kemudian melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan pendalaman keterangan dari saksi serta pihak keluarga.

Keluarga korban menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menandatangani surat penolakan autopsi. 

Dari hasil keterangan tambahan, korban diketahui sudah beberapa bulan mengidap penyakit liver dan kerap mengeluh sakit pada bagian perut. 

Kondisi kesehatan yang memburuk diduga turut memengaruhi kondisi psikologis korban sebelum peristiwa tragis ini terjadi.

Seluruh rangkaian penanganan berjalan aman, lancar, dan situasi di lokasi tetap kondusif.

 Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi kesehatan fisik maupun mental anggota keluarga untuk mencegah terjadinya kejadian serupa. (*)

Sumber: Tribun sulbar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved