Viral Polman
Viral Ibu Muda Nekat Terobos Sungai Meluap di Tutar Polman, Sempat Terbawa Arus
Dalam video pendek tampak Marsita memakai kaos berwarna merah berupaya menerobos derasnya arus sungai.
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Tangkapan-Layar-video-viral-di-media-sosial-ibu-muda-bernama-Marsita-20-nekat-menerobos-arus-deras.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Video viral di media sosial ibu muda bernama Marsita (20) nekat menerobos arus deras sungai sedang meluap di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (15/9/2025).
Aksi ibu bertaruh nyawa dipicu kekhawatiran lantaran memiliki anak kecil ditinggal di rumah.
Video Marsita menerjang derasnya arus Sungai Mapi terekam kamera warga terjadi di Desa Piriang Tapiko, Kecamatan Tubbi Taramanu (Tutar).
Baca juga: Viral Perempuan Bersalin Darurat di Mobil Pick Up karena Terhalang Sungai Meluap di Piriang Polman
Dalam video pendek tampak Marsita memakai kaos berwarna merah berupaya menerobos derasnya arus sungai.
Warga melihat aksi nekat itu sempat teriak histeris.
Lantaran Marsita sempat terbawa arus hingga beberapa kali tenggelam.
Sesampainya di seberang sungai, Marsita bergegas lari untuk kembali pulang ke rumahnya.
Sebelum memutuskan menceburkan diri masuk sungai, Marsita sempat menunggu air surut.
Sekitar satu jam menunggu, air sungai Mapi meluap tak kunjung surut usai hujan deras.
“Ada anak kecilnya dia tinggal di rumah, jadi nekat terobos sungai yang sedang meluap," kata warga bernama Minarti kepada wartawan.
"Sekitar satu jam menunggu air surut, tapi air makin bertambah akhirnya dia nekat menceburkan diri masuk ke sungai,” ujar Minarti.
Disebutkan awalnya Marsita meninggalkan rumah untuk membeli makanan di seberang sungai.
Namun tanpa diduga air sungai tiba-tiba meluap setelah wilayah Tutar diguyur hujan deras.
Minarti mengungkapkan jika di lokasi terdapat rakit bambu dimanfaatkan warga untuk menyeberangi sungai.
Saat air meluap, rakit tidak bisa dipakai untuk menyeberangi sungai selebar 100 meter ini.
“Tidak bisa nyebrang pakai rakit kalau sungainya sudah banjir begini,” ungkapnya.
Beruntung Marsita selamat, dia ditolong warga yang menuggu di sebrang sungai (*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli