Jumat, 5 Juni 2026

Pasangkayu

Kawasan Anjungan Pasangkayu Dipenuhi Sampah Meski Tempat Sampah Tersedia

Sampah tersebut didominasi plastik bekas makanan dan minuman, gelas sekali pakai, kantong plastik,

Tayang:
Penulis: Taufan | Editor: Abd Rahman
zoom-inlihat foto Kawasan Anjungan Pasangkayu Dipenuhi Sampah Meski Tempat Sampah Tersedia
Taufan/Taufan
Sampah plastik bekas makanan dan minuman tampak berserakan di kawasan Pantai Anjungan Pasangkayu, Jalan Moh Hatta, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu, Kamis (4/6/2026). Meski tempat sampah telah disediakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH), sebagian pengunjung masih membuang sampah sembarangan sehingga mengganggu estetika kawasan wisata dan berpotensi mencemari lingkungan pesisir. 

Ringkasan Berita:
  • Tumpukan sampah masih terlihat berserakan di kawasan Pantai Anjungan Pasangkayu, didominasi plastik, gelas sekali pakai, dan botol yang ditinggalkan pengunjung.
  • Meski tempat sampah telah disediakan, banyak pengunjung masih membuang sampah sembarangan sehingga mengganggu kebersihan dan mencemari lingkungan pesisir.
  • Warga berharap ada peningkatan kesadaran masyarakat serta pengawasan agar Pantai Anjungan Pasangkayu tetap bersih dan nyaman dikunjungi.

 

TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU-Tumpukan sampah masih menjadi pemandangan yang mengganggu di kawasan Pantai Anjungan Pasangkayu, Jalan Moh Hatta, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat.

Pantauan Tribun-Sulbar.com, Kamis (4/6/2026), sampah tampak berserakan di sepanjang bibir pantai dan area sekitar anjungan. 

Sampah tersebut didominasi plastik bekas makanan dan minuman, gelas sekali pakai, kantong plastik, hingga botol minuman keras yang ditinggalkan pengunjung.

Baca juga: Suami Bunuh Istri di Mateng, Polisi Bantah Isu Pelaku Pelajari Ilmu Hitam

Baca juga: Rumah Argentina di Polman Kembali Viral Jelang Piala Dunia 2026, Pemilik Yakin Juara Dunia

Sebagian besar sampah diduga berasal dari aktivitas pengunjung yang membeli makanan dan minuman dari pedagang kaki lima yang berjejer di kawasan anjungan.

Padahal, di sejumlah titik telah tersedia tempat sampah sederhana berupa karung yang disiapkan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasangkayu

Namun, keberadaan fasilitas tersebut tampaknya belum dimanfaatkan secara maksimal oleh sebagian pengunjung.

Banyak sampah justru dibuang langsung ke area pantai maupun dibiarkan begitu saja setelah digunakan.

Kondisi ini menjadi perhatian masyarakat karena kawasan Anjungan Pasangkayu merupakan salah satu ruang publik dan destinasi favorit warga untuk bersantai, terutama pada sore hingga malam hari.

Selain mengurangi keindahan kawasan wisata, tumpukan sampah juga berpotensi mencemari lingkungan pesisir dan merusak ekosistem laut.

Sampah plastik yang terbawa ombak dapat mencemari perairan dan membahayakan biota laut. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat berdampak terhadap kualitas lingkungan pantai yang menjadi salah satu ikon Kabupaten Pasangkayu.

Salah seorang warga, Nilam, mengaku prihatin melihat kebiasaan sebagian pengunjung yang masih membuang sampah sembarangan meski tempat sampah telah tersedia.

"Harusnya ada kesadaran dari masing-masing pengunjung. Tempat sampah sudah ada, tinggal digunakan. Jangan karena merasa ada petugas kebersihan lalu seenaknya membuang sampah di pantai," ujarnya.

Menurutnya, menjaga kebersihan kawasan anjungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau petugas kebersihan, tetapi juga seluruh masyarakat yang menikmati fasilitas tersebut.

Ia berharap pengunjung dapat lebih peduli terhadap lingkungan dengan membawa sampah mereka ke tempat pembuangan yang telah disediakan.

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved