Long Weekend
Long Weekend di Pasangkayu, Pantai Koa Koa Sepi Pengunjung saat Libur Panjang
Hanya beberapa pedagang yang masih membuka lapaknya sambil menunggu kedatangan pengunjung.
Penulis: Taufan | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Suasana-wisata-Pantai-Koa-Koa-di-Desa-Polewali-Kecamatan-Bambalamotu.jpg)
Ringkasan Berita:
- Pantai Koa Koa di Pasangkayu tampak sepi pengunjung saat long weekend.
- Pedagang menyebut jumlah wisatawan menurun dibanding hari sebelumnya.
- Munculnya destinasi wisata baru diduga menjadi penyebab berkurangnya pengunjung.
TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU - Momen libur panjang atau long weekend yang biasanya dimanfaatkan warga untuk berwisata justru tidak terlihat di kawasan wisata Pantai Koa Koa, Desa Polewali, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat.
Pantauan Tribun-Sulbar.com di lokasi, Jumat (15/5/2026), suasana pantai tampak lengang dan jauh berbeda dibanding hari libur biasanya yang dipadati pengunjung.
Di sepanjang area pantai, hanya terlihat sekitar 20 orang pengunjung.
Baca juga: Omzet Pedagang Kuliner di Area Wisata Mamuju Tengah Naik saat Long Weekend
Baca juga: Cuaca Buruk, Wisata Pantai Koa Koa Pasangkayu Sepi Pengunjung di Libur Nataru
Mayoritas merupakan anak-anak yang bermain pasir dan berenang di bibir pantai.
Beberapa gazebo dan tempat duduk yang biasanya dipenuhi wisatawan tampak kosong.
Area di bawah pepohonan rindang yang biasa menjadi tempat berkumpul keluarga juga terlihat sepi.
Ban pelampung yang biasanya digunakan pengunjung untuk bermain air tampak tergantung di batang pohon tanpa digunakan.
Sementara itu, beberapa lapak jualan di sekitar lokasi terlihat tutup dan tidak beroperasi.
Hanya beberapa pedagang yang masih membuka lapaknya sambil menunggu kedatangan pengunjung.
Meski sepi, suasana pantai tetap terlihat tenang.
Deburan ombak kecil dan angin sepoi-sepoi mendominasi kawasan wisata tersebut.
Pedagang Sebut Wisata Baru Jadi Daya Tarik Pengunjung
Salah seorang pedagang di lokasi, Ratna, mengaku kondisi pantai sebenarnya sempat ramai sehari sebelumnya.
“Kalau kemarin lumayan ramai pengunjung. Mungkin karena hari ini Jumat jadi banyak orang malas datang atau masih ada aktivitas,” ujar Ratna saat ditemui Tribun-Sulbar.com.
Ia menduga menurunnya jumlah pengunjung juga disebabkan munculnya lokasi wisata baru yang kini mulai ramai dikunjungi warga.