Selasa, 5 Mei 2026

Damkar Pasangkayu

Jari Bengkak dan Nyeri, Pria di Pasangkayu Datangi Damkar Minta Tolong Lepas Cincin

Petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan yang sedang piket segera melakukan penanganan

Tayang:
Penulis: Taufan | Editor: Abd Rahman
zoom-inlihat foto Jari Bengkak dan Nyeri, Pria di Pasangkayu Datangi Damkar Minta Tolong Lepas Cincin
Taufan/Taufan
EVAKUASI CINCIN-Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Pasangkayu berfoto bersama seorang warga usai proses evakuasi cincin yang tersangkut di jari, Senin (4/5/2026). Korban datang langsung ke pos Damkar untuk meminta bantuan, dan cincin berhasil dilepaskan dengan aman menggunakan alat khusus tanpa menimbulkan cedera serius. 
Ringkasan Berita:
  •  Seorang warga bernama Ari mendatangi Pos Damkar karena cincin yang dikenakannya tidak bisa dilepas dan menyebabkan jari membengkak.
  • Petugas Damkar langsung melakukan evakuasi menggunakan alat pemotong khusus. Proses berlangsung hati-hati hingga cincin berhasil dilepas tanpa luka serius.
  • Danru Piket Isham mengimbau masyarakat segera meminta bantuan jika mengalami kejadian serupa untuk mencegah risiko lebih parah.

 

 

TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU-Seorang warga mendatangi Pos Pemadam Kebakaran Kecamatan Pasangkayu untuk meminta bantuan setelah cincin yang dikenakannya tidak bisa dilepas dari jari, Senin (4/5/2026) sekitar pukul 18.00 Wita.

Warga bernama Ari tersebut datang langsung ke kantor Damkar di Jalan Ir. Soekarno dalam kondisi jari mulai membengkak dan terasa nyeri akibat cincin yang tersangkut.

Petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan yang sedang piket segera melakukan penanganan dengan menggunakan peralatan khusus. 

Baca juga: BMKG Catat Tiga Gempa Bumi di Sulawesi, Terjadi di Bone, Kolaka, dan Bone Bolango

Baca juga: 4 Pendaki Asal Indonesia Terjebak di Pegunungan Alpen Japan

Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati untuk menghindari cedera pada jari korban.

Suasana sempat tegang saat petugas berupaya memotong cincin, namun berkat pengalaman dan ketelitian tim, cincin akhirnya berhasil dilepaskan tanpa menimbulkan luka serius.

Komandan Regu (Danru) Piket, Isham, mengatakan penanganan dilakukan dengan cepat setelah korban datang meminta bantuan.

“Korban datang langsung ke pos Damkar, kemudian kami lakukan evakuasi menggunakan alat pemotong khusus. Prosesnya berjalan lancar dan cincin berhasil dilepas dengan aman,” ujar Isham saat dikonfirmasi, Selasa (5/5/2026).

Ia mengimbau masyarakat agar segera mendatangi petugas jika mengalami kejadian serupa, terutama jika cincin sudah sulit dilepas dan menyebabkan pembengkakan pada jari.(*)

Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com Taufan.

Sumber: Tribun sulbar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved