Selasa, 14 April 2026

BBM Langka

Harga Bensin Eceran di Pasangkayu Mulai Naik, Warga Menduga Ada Penimbunan BBM

Kondisi ini dikeluhkan warga karena mulai menyulitkan mereka mendapatkan bahan bakar, terutama di tingkat pengecer.

Tayang:
Penulis: Taufan | Editor: Abd Rahman
zoom-inlihat foto Harga Bensin Eceran di Pasangkayu Mulai Naik, Warga Menduga Ada Penimbunan BBM
Taufan/Taufan
HARGA BENSIN ECERAN-Sejumlah botol berisi bensin eceran terpajang di lapak pedagang di Desa Randomayang, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, Sabtu (4/4/2026). Harga bensin eceran mulai mengalami kenaikan akibat keterbatasan stok, dengan Pertalite dijual Rp14 ribu hingga Rp22 ribu per botol, sementara Pertamax mencapai Rp23 ribu per botol besar. Kondisi ini membuat warga mulai kesulitan mendapatkan bahan bakar. 

Ringkasan Berita:
  • Harga bensin eceran di Pasangkayu naik, stok terbatas; botol kecil Rp14–15 ribu, botol besar Rp22 ribu, Pertamax Rp23 ribu.
  • Beberapa pedagang kehabisan stok, warga harus berkeliling mencari bahan bakar, memicu kekhawatiran soal kelangkaan.
  • Masyarakat curiga ada potensi penimbunan BBM, berharap pemerintah segera menstabilkan pasokan dan mencegah praktik merugikan.

 

TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU- Harga bensin eceran di Kabupaten Pasangkayu mulai mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. 

Kondisi ini dikeluhkan warga karena mulai menyulitkan mereka mendapatkan bahan bakar, terutama di tingkat pengecer.

Pantauan Tribun-Sulbar.com, Sabtu (4/4/2026), tampak sejumlah pedagang bensin eceran di beberapa wilayah mulai menaikkan harga jual dari biasanya. 

Baca juga: Kisah Muh Yunus, Anak Petani Asal Polman Jadi Wisudawan Terbaik S2 Hukum Unhas, Raih IPK 3,96

Baca juga: Ramalan Shio Sabtu 4 April 2026, Kuda Berbunga-bunga Bertemu Orang Baru, Kerbau Harus Sabar

Kenaikan ini disebut dipicu oleh keterbatasan stok yang mereka peroleh.

Salah seorang pedagang di Desa Randomayang, Kecamatan Bambalamotu, Risal, mengaku terpaksa menaikkan harga bensin ecerannya karena pasokan yang semakin sulit didapatkan.

“Stok sekarang mulai terbatas, jadi mau tidak mau harga kita naikkan,” ujarnya saat ditemui di lapaknya.

Tak hanya itu, di sejumlah titik lain, beberapa pedagang bahkan terlihat sudah tidak lagi memiliki stok bensin untuk dijual. 

Kondisi ini membuat warga harus berkeliling lebih jauh untuk mendapatkan bahan bakar.

Kenaikan harga pun mulai terasa di tingkat konsumen. 

Untuk bensin eceran dalam botol kecil kini dijual dengan harga Rp14 ribu hingga Rp15 ribu per botol, naik dari harga sebelumnya sekitar Rp13 ribu.

Sementara itu, untuk botol besar, harga kini mencapai Rp22 ribu per botol dari sebelumnya Rp20 ribu. 

Adapun jenis Pertamax dijual lebih tinggi lagi, yakni menyentuh Rp23 ribu per botol besar.

Situasi ini memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. 

Warga mulai resah dengan beredarnya isu kenaikan harga BBM yang disebut-sebut akan terjadi dalam waktu dekat.

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved