Kasus Kecelakaan Kerja
Kecelakaan kerja Telan Korban Jiwa di Pasangkayu Polisi Masih Bungkam Soal Penyebab
Kanit Tipidter Sat Reskrim Polres Pasangkayu, Aipda Dominggus, saat dikonfirmasi menegaskan bahwa hanya Kasat Reskrim yang memiliki kewenangan
Penulis: Taufan | Editor: Ilham Mulyawan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Kecelakaan-kerja-di-PT-Palma-pasangkayu.jpg)
Ringkasan Berita:1. Hingga saat ini, Polres Pasangkayu belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti kedua ledakan tersebut.2. Upaya konfirmasi pada 1 April 2026 tidak membuahkan hasil karena Kasat Reskrim sedang berada di luar daerah.3. Pihak Sat Reskrim menegaskan bahwa pernyataan resmi hanya dapat dikeluarkan oleh Kasat Reskrim4. Kepala Disnaker Sulbar, Andi Farid Amri, telah menutup sementara area tempat kejadian perkara (TKP) untuk kepentingan investigasi.
TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU - Kasus dua insiden ledakan yang terjadi di PT Palma hingga kini masih menyisakan tanda tanya besar.
Peristiwa yang telah menelan tiga korban jiwa tersebut belum juga menemukan titik terang, lantaran pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti kejadian.
Saat diupayakan konfirmasi pada Rabu (1/4/2026), pihak Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Pasangkayu belum dapat memberikan penjelasan rinci.
Baca juga: Peran HM di Kasus Korupsi Perumda Aneka Usaha Majene, Buat Laporan Fiktif hingga Manipulasi Dana
Baca juga: Ramalan Shioi Kamis 2 April 2026, Shio Ayam Ada Peluang Karier, Kelinci Harus Sabar
Anggota yang ditemui di Mapolres Pasangkayu menyampaikan bahwa Kasat Reskrim sedang berada di luar daerah sehingga belum bisa dimintai keterangan.
Kanit Tipidter Sat Reskrim Polres Pasangkayu, Aipda Dominggus, saat dikonfirmasi menegaskan bahwa hanya Kasat Reskrim yang memiliki kewenangan untuk memberikan pernyataan resmi terkait penanganan kasus tersebut.
“Masalah ini pak Kasat yang bisa memberikan statement,” ujarnya singkat.
Minimnya informasi yang disampaikan aparat penegak hukum membuat publik mempertanyakan perkembangan penyelidikan, terlebih dua insiden serupa terjadi dalam rentang waktu yang berbeda namun di lokasi yang sama.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ledakan pertama terjadi pada 5 November 2025 dan mengakibatkan dua orang pekerja meninggal dunia di lokasi kejadian.
Insiden tersebut sempat mengundang perhatian masyarakat karena diduga berkaitan dengan aktivitas operasional di area perusahaan.
Namun, belum tuntas pengungkapan penyebab ledakan pertama, peristiwa serupa kembali terjadi pada 15 Maret 2026.
Dalam kejadian kedua ini, satu orang pekerja dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami luka serius akibat ledakan.
Rangkaian kejadian tersebut memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat, khususnya para pekerja dan keluarga korban, yang berharap adanya kejelasan serta langkah konkret dari pihak terkait untuk mengungkap penyebab pasti insiden.
Selain itu, muncul pula dorongan agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar keselamatan kerja di lingkungan perusahaan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih belum memberikan perkembangan terbaru terkait hasil penyelidikan maupun kemungkinan adanya unsur kelalaian dalam dua peristiwa tersebut.
| BREAKING NEWS: 4 Pengedar Sabu di Mamuju Ditangkap Dua Pelaku Petani Asal Polman |
|
|---|
| Ramalan Zodiak Besok Selasa 5 Mei 2026,Taurus dan Scorpio Siap-siap Terima Kenyataan Pahit |
|
|---|
| Rekrutmen KKP 2026 Dibuka, Butuh 20 Ribu Awak Kapal, Cek Cara Daftarnya |
|
|---|
| Founder Sulbar Digital Meninggal Dunia, Polisi Temukan Riwayat Penyakit Dalam |
|
|---|
| Dua Shio Ini Diprediksi Apes di Awal Pekan Senin 4 Mei 2026, Masalah Datang dari Segala Arah |
|
|---|