Pasangkayu
Jelang Ramadan, Pasar Desa Randomayang Pasangkayu Dipadati Warga, Terjadi Kemacetan
Sejumlah pengendara tampak harus memperlambat laju kendaraan saat melintas karena padatnya aktivitas di tepi
Penulis: Taufan | Editor: Abd Rahman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/poasar.jpg)
Ringkasan Berita:
- Empat hari menjelang Ramadhan, Pasar Desa Randomayang di Kecamatan Bambalamotu, Pasangkayu, dipadati warga yang berbelanja kebutuhan pokok sejak pagi hari.
- Meningkatnya aktivitas jual beli menyebabkan kemacetan di jalan poros sekitar pasar akibat kendaraan yang keluar-masuk dan parkir di bahu jalan.
- \Warga mengaku sengaja berbelanja lebih awal untuk menghindari kenaikan harga dan kepadatan pasar menjelang hari pertama puasa.
TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU-Empat hari menjelang bulan suci Ramadhan, suasana di Pasar Desa Randomayang, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, tampak lebih ramai dari biasanya.
Pantauan Tribun-Sulbar.com, Sabtu (14/2/2026), pasar yang berada tepat di samping jalan poros tersebut dipadati warga sejak pagi hari.
Aktivitas jual beli meningkat tajam, membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat tersendat.
Baca juga: Jalan Basah dan Menikung, Pengendara Motor Tewas di Trans Sulawesi Mamuju
Baca juga: Warga Pasangkayu Menjerit, Tabung Elpiji 3 Kg Langka dan Mahal, Tembus Rp40 Ribu
Kemacetan terjadi akibat kendaraan warga yang keluar masuk area pasar, ditambah ratusan sepeda motor dan mobil yang terparkir di bahu jalan.
Sejumlah pengendara tampak harus memperlambat laju kendaraan saat melintas karena padatnya aktivitas di tepi jalan.
Petugas parkir bersama aparat kepolisian terlihat sigap mengatur arus lalu lintas.
Mereka berjaga di beberapa titik untuk memastikan kendaraan tetap bisa melintas meski kondisi jalan menyempit akibat parkir kendaraan di kiri dan kanan jalan.
Di bagian dalam pasar, suasana tak kalah padat. Warga tampak berdesakan di lapak-lapak pedagang untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok.
Beberapa ibu rumah tangga terlihat membawa tas belanja besar berisi beras, minyak goreng, gula, tepung, telur, hingga aneka bumbu dapur.
Aroma rempah dan sayur-mayur segar bercampur dengan suara tawar-menawar yang bersahutan. Pedagang sibuk melayani pembeli yang silih berganti datang.
Di sudut lain, penjual daging dan ayam juga dipadati antrean warga yang ingin memastikan stok untuk kebutuhan awal Ramadhan tercukupi.
Mayoritas warga mengaku sengaja berbelanja lebih awal untuk menghindari lonjakan harga yang biasanya terjadi mendekati hari pertama puasa.
“Sengaja belanja sekarang sebelum harga naik lebih tinggi. Biasanya kalau sudah dekat Ramadhan, harga bahan pokok pasti merangkak naik,” ujar Endeng, salah satu warga yang ditemui di lokasi.
| Audit BPK Dimulai, Pemkab Pasangkayu Pastikan Kesiapan Administrasi dan Keuangan |
|
|---|
| Bupati Pasangkayu Terima Kunker PT Taspen, Bahas Penguatan Jaminan Kesejahteraan ASN |
|
|---|
| BPBD Pasangkayu Siapkan Tangki Air Hadapi Ancaman Kekeringan Akibat El Nino |
|
|---|
| Sapi Liar di Pasangkayu Masih Jadi Keluhan Warga, Satpol PP Tunggu Respons Ombudsman |
|
|---|
| Diduga Korsleting Listrik, Ini Kronologi Kebakaran Rumah Warga di Tikke Raya Pasangkayu |
|
|---|