Rabu, 15 April 2026

Longsor Pasangkayu

Jalan Putus Diterjang Longsor, Tiga Dusun di Desa Pakawa Pasangkayu Terisolir

Retakan memanjang terlihat jelas di sepanjang permukaan jalan, menandakan kondisi tanah yang labil

Tayang:
Penulis: Taufan | Editor: Abd Rahman
zoom-inlihat foto Jalan Putus Diterjang Longsor, Tiga Dusun di Desa Pakawa Pasangkayu Terisolir
Taufan/Taufan
JALAN RUSAK-Kondisi jalan utama menuju Desa Pakawa, Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, putus total akibat longsor yang dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Menanggapi hal ini, Wabup Pasangkayu meminta bantuan ke perusahaan. 

Ringkasan Berita:
  • Akses jalan utama menuju Desa Pakawa, Pasangkayu, putus total akibat longsor setelah hujan deras beberapa hari terakhir, menyebabkan badan jalan amblas dan tak bisa dilalui kendaraan.
  • Akibat kerusakan tersebut, sedikitnya tiga dusun terisolir dan aktivitas warga lumpuh karena jalan itu menjadi satu-satunya jalur keluar-masuk menuju pusat kecamatan dan kota.
  • Pemkab Pasangkayu mengakui kondisi jalan sangat parah dan tengah berupaya penanganan darurat dengan melibatkan perusahaan 

 

TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU-Akses jalan utama menuju Desa Pakawa, Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, putus total akibat longsor yang dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. 

Jalan beraspal yang menjadi satu-satunya jalur keluar-masuk warga kini mengalami kerusakan parah dan tak bisa dilalui kendaraan.

Badan jalan aspal tampak patah dan terbelah di bagian tengah.

Baca juga: Kerugian Negara Sudah Dihitung, Tersangka Kasus Dugaan Korupsi KONI Polman Segera Diumumkan

Baca juga: Lengkap! Kunci Jawaban PAI Kelas 9 Kurikulum Merdeka Bab 10 Halaman 262–264

Struktur jalan amblas hingga membentuk cekungan dalam, dengan material tanah dan batuan runtuh ke aliran air kecil di bawahnya.

Retakan memanjang terlihat jelas di sepanjang permukaan jalan, menandakan kondisi tanah yang labil dan rawan longsor susulan.

Di sisi kiri dan kanan jalan, tebing tanah terlihat tergerus air hujan. 

Beberapa bagian jalan menggantung tanpa penopang, sementara permukaan aspal di sekitarnya mulai mengelupas. 

Kondisi ini diperparah dengan kontur wilayah yang berada di kawasan perkebunan, sehingga aliran air hujan langsung menghantam badan jalan.

Akibat kerusakan tersebut, sedikitnya tiga dusun di Desa Pakawa terisolir. 

Aktivitas warga lumpuh karena jalan itu merupakan satu-satunya akses menuju pusat kecamatan dan kota. 

Warga kesulitan membawa hasil kebun, sementara akses menuju layanan kesehatan dan pendidikan juga terhambat.

Menindaklanjuti kondisi ini, dua warga Desa Pakawa didampingi anggota DPRD Pasangkayu Komisi III, Edi, mendatangi Kantor Bupati Pasangkayu untuk menyampaikan langsung keluhan dan permohonan penanganan kepada pemerintah daerah.

Wakil Bupati Pasangkayu, Herny Agus, yang menerima laporan tersebut mengakui kondisi jalan ke Desa Pakawa saat ini sangat memprihatinkan dan sulit dilalui.

“Jalannya memang putus dan kondisinya cukup parah. Akses ke lokasi juga sulit, sehingga untuk membawa alat berat dan material bantuan ke sana tidak mudah,” ujar Herny Agus saat ditemui di Kantor Bupati Pasangkayu, Senin (26/1/2026).

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved