Pemkab Pasangkayu
Diterjang Puting Beliung, Warga Dusun Hikmah Terima Bantuan Wakil Bupati Pasangkayu
Ia mengaku tengah tertidur bersama ketiga anaknya ketika tiba-tiba angin kencang disertai hujan deras menerpa rumah mereka.
Penulis: Taufan | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Wakil-Bupati-Pasangkayu-serangkan-bantuan-ke-korban-angin-puting-beliung.jpg)
Ringkasan Berita:
- Puting beliung merusak rumah warga di Dusun Hikmah, Kecamatan Bambalamotu, Pasangkayu.
- Atap rumah korban rusak parah, keluarga terpaksa mengungsi ke bagian dapur.
- Wakil Bupati Pasangkayu bersama Dinsos menyalurkan bantuan sembako dan perlengkapan tidur.
TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU - Angin kencang disertai hujan deras melanda wilayah Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, mengakibatkan rumah seorang warga di Dusun Hikmah, Desa Polewali, rusak parah, Selasa (20/1/2026).
Rumah milik Samsia (40) terdampak langsung terjangan angin puting beliung yang terjadi sekitar pukul 06.30 WITA, saat sebagian besar warga masih berada di dalam rumah.
Pantauan Tribun-Sulbar.com, Kamis (22/1/2026), kondisi rumah Samsia tampak memprihatinkan.
Baca juga: Cegah Banjir Berulang, Wabup Pasangkayu Edukasi Warga saat Pantau Pembersihan Kanal
Baca juga: Oknum Polisi Polres Mateng Dipatsus Propam Usai Pukul Warga Pasangkayu
Atap bagian teras hingga ruang tamu hilang seluruhnya, menyisakan rangka kayu yang terbuka.
Beberapa lembar seng terlihat berserakan di sekitar halaman rumah, sementara perabot di ruang tamu tampak basah akibat terpapar hujan.
Saat ditemui, Samsia menceritakan detik-detik mencekam saat peristiwa itu terjadi.
Ia mengaku tengah tertidur bersama ketiga anaknya ketika tiba-tiba angin kencang disertai hujan deras menerpa rumah mereka.
“Waktu itu sekitar jam setengah tujuh pagi. Kami semua masih tidur di dalam rumah, tiba-tiba anginnya sangat kencang,” ujar Samsia dengan nada lirih.
Salah satu anaknya yang tidur di ruang tamu sontak terbangun ketika seng atap rumah terlepas dan terbang terbawa angin.
Air hujan pun langsung membasahi wajah anak tersebut saat masih terbaring.
“Anak saya yang di depan kaget sekali, sengnya terbang, hujan langsung kena mukanya,” kata Samsia.
Korban Mengungsi
Dalam kondisi panik, anaknya segera berlari ke kamar dan menarik Samsia menuju bagian belakang rumah yang dinilai lebih aman dari terpaan angin. Mereka bertahan hingga angin mulai mereda.
Pasca kejadian, Samsia dan ketiga anaknya terpaksa tidur di bagian dapur rumah yang atapnya masih utuh. Ia berencana memperbaiki kembali rumahnya secara bertahap dengan kemampuan seadanya.
Peristiwa ini juga mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Pasangkayu.
| Pemkab Matangkan Persiapan HUT ke-23 Pasangkayu, Bupati Ajak Seluruh Elemen Meriahkan |
|
|---|
| Pemkab Pasangkayu Gelar Musrenbang 2027 di Pinggir Pantai Koa-koa, Dibuka dengan Tarian Suku Bunggu |
|
|---|
| Tak Ada Lagi WFA, Inspektorat Tegaskan Seluruh ASN Pasangkayu Wajib Masuk Kantor 30 Maret 2026 |
|
|---|
| Program Lumbung Protein Jadi Arah Kebijakan Pembangunan Pasangkayu |
|
|---|
| 500 Peserta Ikut Aksi Bersih-bersih Bersama Wabup Pasangkatu, Wujudkan Wajah Kota yang Indah |
|
|---|