Pasangkayu
Libur Isra Miraj 2026, Pantai Koa-Koa Pasangkayu Lengang Akibat Cuaca Kurang Bersahabat
Cuaca hari ini langit diselimuti awan mendung disertai gerimis, membuat suasan wisata makin sepi.
Penulis: Taufan | Editor: Abd Rahman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/pasangkayu-koa-koa.jpg)
Ringkasan Berita:
- Cuaca buruk berupa angin kencang, mendung, dan gelombang tinggi membuat kunjungan wisatawan ke Pantai Koa Koa, Pasangkayu, menurun drastis pada libur Isra Mikraj.
- Pantai yang biasanya ramai tampak lengang, hanya didatangi beberapa keluarga yang singgah sebentar karena kondisi cuaca tidak bersahabat.
- Sepinya wisatawan berdampak pada ekonomi warga, dengan banyak lapak pedagang tutup dan penjualan menurun tajam.
TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU- Cuaca buruk yang melanda wilayah Pasangkayu sejak pagi hari berdampak pada menurunnya jumlah kunjungan wisatawan di objek wisata Pantai Koa Koa, Desa Kayumaloa, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, pada hari libur Isra Mikraj.
Pantauan Tribun-Sulbar.com, Jumat (16/1/2026), kawasan Pantai Koa Koa tampak lengang dan jauh dari keramaian.
Kondisi tersebut dipicu oleh cuaca yang kurang bersahabat, ditandai dengan angin kencang serta gelombang laut cukup tinggi.
Baca juga: Dari Natal Kerukunan ke Isra Mikraj, Gubernur SDK Tegaskan Sulbar Rumah Toleransi
Baca juga: Ikuti Kantor Pusat, Alasan Perusahaan Sawit di Mateng Abaikan Harga TBS Pemprov Sulbar
Aktivitas pengunjung terlihat sangat terbatas.
Hanya beberapa keluarga terlihat datang ke pantai, sekadar berjalan di bibir pantai dan membiarkan anak-anak bermain pasir dalam waktu singkat sebelum kembali meninggalkan lokasi.
Cuaca hari ini langit diselimuti awan mendung disertai gerimis, membuat suasan wisata makin sepi.
Situasi ini kontras dengan kondisi Pantai Koa Koa pada hari libur biasanya yang kerap dipadati wisatawan lokal dari berbagai kecamatan di Pasangkayu maupun daerah sekitar.
Tak hanya berdampak pada kunjungan wisata, kondisi cuaca ini juga memengaruhi aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.
Sejumlah lapak pedagang yang biasanya berjejer di sepanjang pantai tampak tutup.
Hanya segelintir pedagang yang tetap membuka usaha meski pengunjung sangat minim.
Salah seorang pedagang, Jaya, mengungkapkan bahwa penjualannya menurun drastis akibat cuaca buruk yang terjadi sejak pagi.
“Cuaca dari pagi memang tidak mendukung. Angin kencang, mendung, bahkan sempat hujan.
Pengunjung sangat sedikit, jadi dagangan juga jarang laku,” katanya saat ditemui di lokasi.
Ia menuturkan, pada momen libur seperti ini, Pantai Koa Koa umumnya ramai hingga sore hari.
Namun kali ini, banyak warga memilih tidak berkunjung karena khawatir dengan kondisi ombak dan angin.
| 37 CPNS di Pasangkayu Resmi Terima SK PNS, Ini Daftar Nama dan Instansinya |
|
|---|
| Sapi Liar Kembali Berkeliaran di Anjungan Pasangkayu, Warga Resah Kotoran dan Sampah Berserakan |
|
|---|
| 37 CPNS Resmi Jadi PNS, Yaumil Ambo Djiwa Tekankan Integritas dan Loyalitas ASN Pasangkayu |
|
|---|
| Ular Masuk ke AC Diler Suzuki Pasangkayu, Damkar Bongkar Unit Pendingin untuk Evakuasi |
|
|---|
| Daftar Nama dan Asal Sekolah 15 Peserta Asal Pasangkayu Ikut Seleksi Paskibraka Sulbar 2026 |
|
|---|