Selasa, 28 April 2026

Longsor Pasangkayu

Belum Ada Bantuan, Warga Pangiang Pasangkayu Bersihkan Longsor Pakai Pacul, 9 Dusun Terisolir

Sejumlah aparat TNI dan Polri juga terlihat turun langsung membantu warga membersihkan lumpur di badan jalan. 

Tayang:
Penulis: Taufan | Editor: Abd Rahman
zoom-inlihat foto Belum Ada Bantuan, Warga Pangiang Pasangkayu Bersihkan Longsor Pakai Pacul, 9 Dusun Terisolir
Taufan/Taufan
TANAH LONGSOR-Puluhan warga dan aparat TNI-Polri saat membersihkan tanah dan lumpur dari longsor yang menutup akses jalan di Desa Pangiang, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, Kamis (8/1/2026). Sebanyak 9 dusun yang terisolir akibat longsor ini. 

Ringkasan Berita:
  • Longsor Tutup Jalan Utama, tanah dan lumpur menimbun badan jalan sepanjang 50 meter di Dusun Ujuna Baru, membuat sembilan dusun terisolir.
  • Warga dan Aparat Bergotong Royong, puluhan warga bersama TNI dan Polri membersihkan material longsor dengan alat seadanya, sementara alat berat dari perusahaan akan digunakan.
  • Akses Terputus dan Dampak Pelajar, kendaraan belum bisa melintas, anak sekolah harus putar balik, dan BPBD Pasangkayu segera meninjau lokasi setelah menangani banjir di kota.

 

TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU- Puluhan warga gotong royong bersihkan material longsor menimbun jalan di  Dusun Ujuna Baru, Desa Pangiang, Kecamatan Bambalamotu, Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar), Kamis (8/1/2026).

Longsor terjadi pada pukul 06.00 Wita pagi itu membuat aktivitas warga lumpuh, karena tanah menutupi seluruh badan jalan.

Warga dan aparat kepolisian dan TNI berjibaku mengevakuasi tanah bercampur lumpur itu, mereka menggunakan alat seadannya.

Baca juga: Viral, Wanita Cantik Ditangkap karena Jadi Pramugari Gadungan, Polisi Ungkap Motifnya

Baca juga: Jalan Dusun Ujuna Baru Pasangkayu Tertutup Longsor, Kendaraan Tak Bisa Melintas

Hingga Kamis siang, akses jalan di Dusun Ujuna Baru masih terputus. 

Pantauan Tribun-Sulbar.com di lokasi, puluhan warga tampak bergotong royong membersihkan timbunan lumpur menggunakan peralatan seadanya, seperti pacul dan sekop.

Sejumlah aparat TNI dan Polri juga terlihat turun langsung membantu warga membersihkan lumpur di badan jalan. 

Lumpur longsoran diketahui menutup badan jalan sepanjang sekitar 50 meter, menyebabkan akses jalan lumpuh total.

Akibat longsor tersebut, sebanyak sembilan dusun di Desa Pangiang terisolir. 

LONGSOR-Kondisi tanah longsor yang menutup badan jalan di Dusun Ujuna Baru, Desa Pangiang, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, akibat hujan deras. Sampai saat ini, akses jalan terputus, Kamis (8/1/2026).
LONGSOR-Kondisi tanah longsor yang menutup badan jalan di Dusun Ujuna Baru, Desa Pangiang, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, akibat hujan deras. Sampai saat ini, akses jalan terputus, Kamis (8/1/2026). (Taufan/Taufan)

Jalan yang tertimbun material longsor merupakan akses utama warga menuju Kota Pasangkayu.

Dampak longsor juga dirasakan oleh para pelajar. 

Sejumlah anak sekolah yang hendak berangkat terpaksa putar balik dan mencari jalur alternatif dengan jarak tempuh yang jauh. 

Padahal, jarak Desa Pangiang menuju Kota Pasangkayu hanya sekitar 15 kilometer jika akses jalan tidak terputus.

Kepala Desa Pangiang, Rizal, saat ditemui di lokasi kejadian mengatakan pihaknya bersama warga serta aparat TNI dan Polri akan berupaya semaksimal mungkin membuka kembali akses jalan tersebut.

“Kami bersama warga dan aparat terus melakukan pembersihan. Rencananya akan menggunakan satu unit alat berat yang kami pinjam dari perusahaan terdekat. Insya Allah jam kedua sudah bisa dibersihkan,” ujar Rizal.

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved