Pemkab Pasangkayu
Ranperda APBD Pasangkayu 2026 Disahkan Rp675,9 Miliar
Defisit tersebut rencananya akan ditutup melalui penerimaan pembiayaan dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) tahun sebelumnya
Penulis: Taufan | Editor: Ilham Mulyawan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Rapat-Ranperda-Pasangkayu.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasangkayu dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pasangkayu menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.
Pengesahan ini dilakukan dalam Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Pasangkayu, Irfandi Yaumil, di ruang paripurna DPRD Pasangkayu, Jumat (28/11/2025).
Bupati Pasangkayu, Yaumil Ambo Djiwa, yang hadir bersama 18 anggota DPRD, jajaran Forkopimda, dan OPD, menyampaikan apresiasi atas proses pembahasan yang berjalan baik.
Baca juga: Pemkab Mateng Salurkan Bantuan 30 Ribu Bibit Ikan Nila untuk Warga Saluandeang
Baca juga: Universitas Terbuka Eratkan Kolaborasi Media untuk Sebaran Informasi Pendidikan Tinggi Jarak Jauh
Dalam sambutannya, Bupati Yaumil Ambo Djiwa merinci pokok-pokok APBD 2026 yang telah disetujui.
"Total Pendapatan Daerah ditetapkan sebesar Rp 670 Miliar, dan total Belanja Daerah direncanakan sebesar Rp 679,5 Miliar," terang Yaumil.
Angka ini menghasilkan defisit sebesar Rp 9,4 Miliar.
Defisit tersebut rencananya akan ditutup melalui penerimaan pembiayaan dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) tahun sebelumnya.
“Dengan demikian, pembiayaan netto menjadi seimbang, dan SILPA tahun berjalan direncanakan nol,” jelas Bupati.
Bupati juga menegaskan, komposisi anggaran ini bukan sekadar statistik, melainkan mencerminkan komitmen dan prioritas pembangunan daerah.
“Pemerintah Kabupaten Pasangkayu berkomitmen untuk memperkuat pelayanan publik di bidang Kesehatan, Pendidikan, dan Administrasi Pemerintahan,” ujarnya.
Selain itu, alokasi Belanja Modal sebesar Rp 56,7 Miliar akan difokuskan untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur yang vital bagi konektivitas wilayah.
“Pembangunan infrastruktur yang meningkatkan konektivitas wilayah, khususnya jalan, jaringan, dan irigasi, akan terus kami lanjutkan. Kami juga tetap menjaga keberlanjutan belanja pegawai,” tambah Bupati Yaumil.
Belanja Operasi sendiri mendominasi anggaran dengan nilai Rp 532 Miliar, termasuk Belanja Pegawai sebesar Rp 330 Miliar.
Bupati mengajak seluruh Perangkat Daerah dan DPRD untuk menjaga sinergi, memastikan akuntabilitas anggaran, dan memperkuat pengawasan.
“Kami mengajak seluruh perangkat daerah dan DPRD Pasangkayu menjaga sinergi pelaksanaan program, serta menerapkan kebijakan fiskal yang hati-hati guna menjaga stabilitas keuangan daerah. Setiap rupiah yang dibelanjakan harus memberi manfaat maksimal bagi masyarakat Pasangkayu,” tutupnya.
| Bupati Yaumil: Harkitnas 2026 Jadi Momentum Perkuat Kedaulatan Bangsa di Era Digital |
|
|---|
| Wabup Pasangkayu Tinjau Dapur MBG di Bambalamotu dan Pedanda, Pastikan Makanan Bergizi Tepat Sasaran |
|
|---|
| Pemkab Pasangkayu Bahas Lima Ranperbup dalam Rapat Harmonisasi Bersama Kemenkum Sulbar |
|
|---|
| Basarnas Sulbar dan Pemkab Pasangkayu Perkuat Kerja Sama Penanganan dan Kesiapsiagaan Bencana |
|
|---|
| 37 CPNS di Pasangkayu Resmi Terima SK PNS, Ini Daftar Nama dan Instansinya |
|
|---|