Pemimpin Tertinggi Iran
Iran Resmi Miliki Pemimpin Tertinggi Baru, Majelis Pakar Iran Tunjuk Mojtaba
Mojtaba menggantikan Ayatollah Ali Khamenei yang tewas dalam serangan gabungan AS-Israel pada Minggu, 28 Februari 2026 lalu ke Teheran.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Mojtaba-Hosseini-Khamenei-sosok-yang-dikabarkan-terpilih-sebagai-Pemimpin-Tinggi-Iran.jpg)
Ringkasan Berita:
- Majelis Pakar Iran menunjuk Mojtaba Hosseini Khamenei sebagai pemimpin tertinggi baru menggantikan Ayatollah Ali Khamenei yang tewas dalam serangan AS-Israel.
- Mojtaba merupakan putra kedua Ali Khamenei dan dikenal memiliki hubungan kuat dengan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC).
- Penunjukan tersebut memicu sorotan karena tradisi suksesi ayah-anak kurang diterima dalam kalangan ulama Syiah Iran, sementara Presiden AS Donald Trump juga memberi respons keras.
TRIBUN-SULBAR.COM - Iran resmi memiliki pemimpin tertinggi baru.
Majelis Pakar Iran menunjuk Mojtaba Hosseini Khamenei sebagai pemimpin tertinggi baru.
Mojtaba menggantikan Ayatollah Ali Khamenei yang tewas dalam serangan gabungan AS-Israel pada Minggu, 28 Februari 2026 lalu ke Teheran.
Kabar terpilihnya Mojtaba sebagai pemimpin tertinggi baru Iran di tengah memanasnya konflik dikonfirmasi media Iran Tasnimnews.id.
Baca juga: Dosen Unsulbar: Konflik AS-Israel vs Iran Ancam Jalur Energi Global
Baca juga: Iran Target Serang Kantor Netanyahu dan Markas Angkatan Udara Israel Pakai Rudal Kheybar
Mojtaba Hosseini Khamenei (56) adalah putra Ayatollah Ali Khamenei yang berlatar militer.
Penunjukan Mojtaba Khamenei dilakukan setelah sembilan hari kematian Ayatollah Ali Khamenei.
Mojtaba adalah putra tertua kedua Ali Khamenei dan dikenal memiliki hubungan kuat dengan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC).
Meskipun banyak yang sejak lama percaya bahwa Mojtaba akan menjadi kandidat terdepan untuk menggantikan Khamenei, para ahli memiliki pendapat yang berbeda.
Khamenei sendiri dilaporkan tidak memasukkannya dalam daftar calon pengganti yang dibuatnya tahun lalu.
Dalam kalangan ulama Muslim Syiah Iran, suksesi ayah-anak tidak dipandang positif.
Namun karena Mojtaba tampaknya siap mengambil alih kepemimpinan di masa yang penuh ketegangan bagi Iran.
Maka, Majelis Pakar Iran menetapkan Mojtaba sebagai penerus ayahnya.
Mojtaba kini menjadi pemimpin tertinggi Iran ketiga.
Mohammad Mehdi Mirbagheri, tokoh terkemuka di Majelis Pakar, mengatakan penunjukan pengganti Ali Khamenei dilakukan secara hati-hati agar tidak ada penolakan di internal mereka.