Breaking News
Kamis, 14 Mei 2026

Banjir Longsor Sumatera Utara

UPDATE Korban Banjir Longsor Sumatera Utara, Data Polisi dan BNPB Berbeda

Ferry menambahkan, bencana yang dipicu cuaca ekstrem ini memaksa 28.427 warga mengungsi.

Tayang:
Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto UPDATE Korban Banjir Longsor Sumatera Utara, Data Polisi dan BNPB Berbeda
Tribunnews.com/Tribun-Medan.com
BANJIR LONGSOR SUMUT - Korban banjir dan longsor Sumatera Utara masih terus bertambah. 
Ringkasan Berita:
  • Polda Sumut mencatat 147 korban tewas, 32 luka berat, 722 luka ringan, dan 174 hilang; lebih dari 28 ribu warga mengungsi.
  • BNPB merilis data berbeda: 116 korban meninggal dan 42 hilang, dengan Tapanuli Tengah menjadi wilayah terdampak terparah.
  • Polres Taput juga menunjukkan perbedaan data: 14 tewas dan 37 hilang, sementara pencarian terkendala akses dan material longsor.

 

TRIBUN-SULBAR.COM — Update korban banjir dan tanah longsor di Sumatera Utara, Sabtu (29/11/2025).

Update data korban dirilis oleh Humas Polda Sumatera Utara.

Berdasarkan data yang dirilis,total korban meninggal dunia saat ini 147 orang.

Kemudian korban luka berat 32 orang.

Baca juga: Intensitas Hujan Wilayah Sulbar Makin Tinggi, BMKG: Potensi hingga Pukul 21.00 WITA, Waspada Banjir!

Sementara 722 orang lainnya luka ringan.

Selain itu, sebanyak 174 orang masih dinyatakan hilang.

Tim gabungan masih terus melakukan pencarian.

“Untuk sementara, 147 orang meninggal dunia. Terus dilakukan pencarian, ada 174 orang dinyatakan hilang,” ujar Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Ferry Walintukan.

28.427 Warga Mengungsi

Ferry menambahkan, bencana yang dipicu cuaca ekstrem ini memaksa 28.427 warga mengungsi.

Ribuan personel gabungan masih dikerahkan untuk melakukan pencarian korban, evakuasi, dan pembersihan material longsor.

Sebanyak 3.553 personel kepolisian diterjunkan dalam penanganan darurat bencana ini. 

Bantuan logistik dari Mabes Polri juga telah dikirim melalui pesawat CN-295 untuk memenuhi kebutuhan para penyintas.

“Kami berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah untuk menyiapkan tempat pengungsian yang representatif,” tambah Ferry.

Data BNPB: 116 Tewas, 42 Hilang

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data berbeda per Jumat (28/11/2025) sore.

Kepala BNPB, Suharyanto, menyebutkan terdapat 116 korban meninggal dunia dan 42 warga masih hilang.

Rincian korban meninggal menurut wilayah:

Tapanuli Tengah: 47 jiwa

Tapanuli Selatan: 32 jiwa

Sibolga: 17 jiwa

Tapanuli Utara: 11 jiwa

Humbang Hasundutan: 6 jiwa

Pakpak Bharat: 2 jiwa

Kota Padangsidimpuan: 1 jiwa

Data Polres Taput Berbeda: 14 Meninggal, 37 Hilang

Perbedaan data juga muncul dari wilayah Tapanuli Utara (Taput).

Menurut Polres Taput, hingga Jumat (28/11/2025), terdapat 14 korban meninggal yang berhasil dievakuasi dan 37 warga masih hilang.

Korban hilang tersebar di dua lokasi: 28 orang di Adiankoting dan 9 orang di Kecamatan Parmonangan.

“Update, jumlah korban meninggal dunia yang berhasil dievakuasi di Taput sebanyak 14 orang, dan dinyatakan hilang 37 orang,” jelas Kasi Humas Polres Taput, Aiptu Walpon Baringbing.

Pencarian Terkendala Akses

Upaya pencarian korban masih terus dilakukan di berbagai titik terdampak.

Petugas di lapangan menghadapi kendala karena sejumlah jalur transportasi masih tertutup material longsor sehingga menyulitkan mobilisasi tim penyelamat.(*)

Sumber: Kompas.com

Sumber: Tribun sulbar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved