Rabu, 13 Mei 2026

Wisuda UT Majene

Gubernur SDK ke Wisudawan UT Majene: Integritas Diuji Saat Ada Kesempatan Menyimpang

Ia berpesan agar ilmu yang diperoleh digunakan untuk menjaga martabat diri dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Tayang:
Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Gubernur SDK ke Wisudawan UT Majene: Integritas Diuji Saat Ada Kesempatan Menyimpang
Dokumentasi Pemprov Sulbar/humas pemprov sulbar
WISUDA UT MAJENE - Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK) menghadiri Wisuda UT Majene Periode I Tahun 2026 di Ballroom Grand Maleo Hotel, Mamuju, Senin (11/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Gubernur Sulbar Suhardi Duka mengingatkan wisudawan UT Majene pentingnya menjaga integritas dan kepercayaan.
  • SDK menilai integritas diuji saat seseorang memiliki peluang menyimpang, bukan saat diawasi.
  • Sebanyak 352 wisudawan mengikuti Wisuda UT Majene Periode I Tahun 2026 di Mamuju.

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK), mengingatkan wisudawan Universitas Terbuka (UT) Majene agar gelar sarjana dibarengi dengan komitmen menjaga kepercayaan dan integritas.

Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri Wisuda UT Majene Periode I Tahun 2026 di Ballroom Grand Maleo Hotel, Mamuju, Senin (11/5/2026).

"Saya berharap para wisudawan tidak berhenti pada gelar sarjana saja. Jadilah pribadi yang dapat dipercaya. Di tengah kompetisi, yang bertahan bukan yang paling kuat, tetapi yang memegang teguh kepercayaan," ujar Suhardi Duka di hadapan 352 wisudawan.

Baca juga: UT Majene Wisuda 434 Mahasiswa di Mamuju, Direktur: 70 Persen Lulusan Sudah Bekerja

Baca juga: Gubernur Sulbar Suhardi Duka Akan Hadiri Wisuda 350 Mahasiswa UT Majene

Menurut SDK, pendidikan tinggi seharusnya membentuk pribadi yang berintegritas.

Ia berpesan agar ilmu yang diperoleh digunakan untuk menjaga martabat diri dan memberi manfaat bagi masyarakat.

"Gunakanlah pendidikan dan kecerdasan untuk kebaikan. Jangan sampai ilmu justru menjauhkan kita dari nilai-nilai luhur," pesannya.

Integritas dan Sikap Adaptif Jadi Pesan Utama

SDK menjelaskan, integritas tidak hanya soal tidak korupsi atau berkata jujur.

Menurutnya, integritas justru diuji ketika seseorang memiliki kesempatan untuk menyimpang.

"Integritas diuji justru saat kita memiliki kesempatan untuk menyimpang, bukan saat diawasi," katanya.

Bagi SDK, integritas merupakan konsistensi antara ucapan, tindakan, dan tanggung jawab.

Ia mencontohkan sikap tersebut seperti menolak jalan pintas yang melanggar aturan, tetap jujur meski tidak menguntungkan, serta berani mengambil keputusan benar meski tidak populer.

Selain integritas, SDK juga menekankan pentingnya bersikap adaptif di tengah perubahan zaman.

"Adaptif bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Adaptif berarti mampu membaca arah, belajar dengan cepat, dan bertindak dengan tepat," tuturnya.

Ia mencontohkan sikap adaptif melalui upaya reskilling dan upskilling, kesiapan menghadapi perubahan, serta pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan produktivitas.

Diketahui, wisuda kali ini diikuti 352 lulusan program diploma, sarjana, dan pascasarjana UT Majene.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Mewujudkan Lulusan Universitas Terbuka Majene yang Revolusioner, Berintegritas, dan Adaptif di Era Transformasi Global”.(*)
 
 
 

Sumber: Tribun sulbar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved