Program Ketahanan Pangan
Pemprov Sulbar dan DPR RI Perkuat Sinergi Sukseskan Program Ketahanan Pangan
Langkah ini dilakukan untuk menyukseskan program strategis pemerintah pusat, khususnya di sektor ketahanan pangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Anggota-DPR-RI-Dapil-Sulbar-Muhammad-Zulfikar-Suhardi-pertemuan-dengan-Pemprov-Sulbar.jpg)
Ringkasan Berita:
- Pemprov Sulbar dan DPR RI memperkuat sinergi untuk mendukung program ketahanan pangan 2026.
- Program meliputi bantuan alsintan, benih pertanian, hingga perikanan dan perkebunan.
- Stok pangan Sulbar dinilai aman, namun kebutuhan telur untuk program MBG perlu perhatian.
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) memperkuat sinergi dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
Langkah ini dilakukan untuk menyukseskan program strategis pemerintah pusat, khususnya di sektor ketahanan pangan.
Kolaborasi tersebut melibatkan Anggota DPR RI Dapil Sulbar, Muhammad Zulfikar Suhardi.
Baca juga: PNM Perkuat Gizi Masyarakat Melalui Ketahanan Pangan Berbasis Komunitas Hingga Pekarangan Bergizi
Baca juga: Bapperida Sulbar Koordinasikan Pembentukan Forum Ketahanan Pangan Daerah
Pertemuan berlangsung di Ruang Oval Kantor Gubernur Sulbar, Kamis (26/3/2026).
Kegiatan dipimpin Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, dan dihadiri pimpinan OPD.
Fokus Program Pangan dan Pertanian 2026
Muhammad Zulfikar Suhardi mengatakan pertemuan ini bertujuan memperkuat koordinasi antara daerah dan DPR RI, khususnya mitra Komisi IV.
“Hari ini saya berkoordinasi dengan OPD Pemprov Sulbar yang bermitra dengan DPR RI Komisi IV,” ujarnya.
Ia menegaskan sinergi penting untuk mengoptimalkan program pusat di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
Menurutnya, sejumlah program tetap diupayakan berjalan melalui koordinasi dengan pemerintah pusat.
Pada 2026, sejumlah program akan direalisasikan di Sulbar.
Di antaranya bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), benih padi, benih jagung, benih udang, benih ikan, hingga bibit kelapa.
Zulfikar juga memastikan kondisi ketahanan pangan Sulbar masih stabil.
Stok komoditas seperti beras, minyak goreng, dan jagung dinilai mencukupi berdasarkan peninjauan di Bulog.
Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Sulbar, Suyuti Marzuki, menyebut pertemuan ini sebagai momentum strategis.
Menurutnya, koordinasi dengan DPR RI penting untuk mendukung pelaksanaan program daerah.
Ia menyebut stok pangan di Bulog diperkirakan cukup hingga satu tahun ke depan.
Namun, ketersediaan telur menjadi perhatian seiring meningkatnya kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Kebutuhan telur cukup tinggi, sehingga perlu penguatan kerja sama, termasuk dukungan Perseroda,” ujarnya.(*)
| Kelompok Houthi Beri Sinyal Turun Tangan Lawan AS-Israel, Selat Bab al-Mandab Terancam Diblokade |
|
|---|
| 8.000 Tentara Tempur Hilang Sejak Perangi Palestina, Lebanon dan Iran, Israel Krisis Pasukan Militer |
|
|---|
| Parah! PPPK Paruh Waktu dan Ngaku Ajudan Gubernur Percobaan Rudapaksa di Hotel, Dilaporkan ke Polisi |
|
|---|
| 144 Pemudik di Polman Naik Kapal kembali ke Perantauan di Kalimantan Selatan |
|
|---|
| Gubernur Rudy Mas'ud dan Pemprov Kaltim Mau ke Sulbar Belajar Kelola Pajak Air Permukaan |
|
|---|