Rabu, 8 April 2026

Idul Fitri

Polresta Mamuju dan PHBI Larang Warga Takbiran Keliling Lebaran 2026

Keputusan ini diambil untuk menjaga kekhusyukan ibadah sekaligus menjamin keamanan masyarakat.

Tayang:
Penulis: Suandi | Editor: Abd Rahman
zoom-inlihat foto Polresta Mamuju dan PHBI Larang  Warga Takbiran Keliling Lebaran 2026
Suandi/Suandi
TAKBIRAN DILARANG- Kapolresta Mamuju Kombes Pol Ferdyan Indra Fahmi menyampaikan hasil rapat bersama PHBI terkait pelaksanaan takbiran Idulfitri 1447 Hijriah yang dipusatkan di masjid-masjid di Kabupaten Mamuju, Jumat (13/3/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Polresta Mamuju dan PHBI sepakat takbiran Idulfitri 1447 H digelar di masjid-masjid, tanpa takbir keliling di jalan.
  • Kebijakan ini diambil untuk menjaga kekhusyukan ibadah serta memastikan keamanan masyarakat saat malam takbiran.
  • Polisi khawatir takbir keliling berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas dan konflik, sehingga masyarakat diimbau mematuhi kesepakatan tersebut.

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mamuju bersama Panitia Hari Besar Islam (PHBI) menyepakati  pelaksanaan takbiran menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Mamuju hanya akan dipusatkan di masjid-masjid. 

Keputusan ini diambil untuk menjaga kekhusyukan ibadah sekaligus menjamin keamanan masyarakat.

Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Ferdyan Indra Fahmi, menjelaskan keputusan tersebut merupakan hasil rapat koordinasi bersama pihak terkait dalam rangka persiapan menyambut hari kemenangan.

Baca juga: Bulog Polman Salurkan 2 Ton Beras dan Minyak Goreng 600 Liter, Operasi Pasar Jelang Lebaran

Baca juga: Disperindag Mateng Sebut Stok LPG 3 Kg Aman dan Harga Sembako Normal Jelang Lebaran

"Kami sudah rapat dengan PHBI terkait persiapan menyambut Idulfitri 1447 Hijriah. Disepakati bahwa pelaksanaan takbiran dilaksanakan di masing-masing masjid," ujar Ferdyan kepada awak media, Jumat (13/3/2026).

Ferdyan mengatakan peniadaan takbir keliling atau konvoi kendaraan bertujuan agar esensi dari malam takbiran tetap terjaga tanpa mengurangi syiar Islam. 

Menurutnya, beribadah di dalam masjid akan jauh lebih khidmat bagi umat Muslim.

"Maksudnya adalah agar takbiran ini dapat dilaksanakan dengan khidmat dan khusyuk, tanpa mengurangi syiar Islam dalam menyambut hari raya," tuturnya.

Selain aspek ibadah, faktor keselamatan publik menjadi pertimbangan utama pihak kepolisian. 

Ferdyan mengkhawatirkan adanya risiko kecelakaan lalu lintas serta potensi konflik antarwarga jika takbir keliling tetap dilakukan.

"Ini juga untuk keamanan bersama. Kalau dilakukan konvoi dan sebagainya, kita khawatirkan ada kecelakaan lalu lintas atau mungkin gesekan dengan kelompok masyarakat lain," jelas Ferdyan.

Kapolresta berharap masyarakat Mamuju dapat mematuhi imbauan tersebut demi menjaga suasana kondusif menjelang Idulfitri. 

Ia ingin memastikan momen lebaran tahun ini tetap berjalan damai dan tertata.

"Ini sudah disepakati, insyaallah bisa kita laksanakan takbiran itu di masing-masing masjid saja," pungkasnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Suandi

Sumber: Tribun sulbar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved