Rabu, 27 Mei 2026

Berita Sulbar

Temui Dirut Lion Air di Jakarta SDK Minta Waktu Transit Batik Air dari Mamuju Dipersingkat

Batik Air hanya melayani satu rute itu saja, kemudian bagi penumpang yang ingin melanjutkan penerbangan ke rute lain diwajibkan transit

Tayang:
Editor: Ilham Mulyawan
zoom-inlihat foto Temui Dirut Lion Air di Jakarta SDK Minta Waktu Transit Batik Air dari Mamuju Dipersingkat
Tribun-Sulbar.com/Pemprov Sulbar
WAKTU DIPERSINGKAT - Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka menemui Presiden Direktur Lion Group, Captain Daniel Putut Kuncoro Adi di Lion Tower, Jakarta, Kamis (22/1/2026). SDK - sapaan akrab Suhardi Duka menemui presdir Lion Air Group untuk mengambil langkah strategis untuk meningkatkan aksesibilitas transportasi udara bagi masyarakat Sulawesi Barat. 

Ringkasan Berita:Solusi yang Ditawarkan Gubernur SDK
1. Penerbangan Langsung: Mendorong pembukaan rute langsung (non-stop) Jakarta–Mamuju.
2. Skema "One Plane Journey": Jika belum bisa rute langsung, diusulkan agar penumpang tidak perlu turun pesawat saat transit di Makassar atau hanya menunggu dalam waktu singkat.
3. Subsidi Pemerintah: Pemprov Sulbar membuka peluang pemberian subsidi kepada maskapai berdasarkan perhitungan teknis dan kesepakatan bersama.

 

TRIBUN-SULBAR.COM, JAKARTA – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka menemui Presiden Direktur Lion Group, Captain Daniel Putut Kuncoro Adi di Lion Tower, Jakarta, 
Kamis (22/1/2026).

SDK - sapaan akrab Suhardi Duka menemui presdir Lion Air Group untuk mengambil langkah strategis untuk meningkatkan aksesibilitas transportasi udara bagi masyarakat Sulawesi Barat. 

Seperti diketahui, anak perusahaan Lion Air Group, Batik Air merupakan satu-satunya maskapakai penerbangan yang melayani rute Mamuju - Makassar, begitupun sebaliknya.

Baca juga: Lowongan Kerja Terbaru Anak Usaha Salim Group, Terbuka untuk Lulusan SMA, D3, dan S1

Baca juga: Ini Pelaku Pengrusakan Warung Coto Axuri Mamuju, Gegara Sengketa Tanah

Batik Air hanya melayani satu rute itu saja, kemudian bagi penumpang yang ingin melanjutkan penerbangan ke rute lain diwajibkan transit di Makassar terlebih dahulu.

Pertemuan ini difokuskan pada upaya peningkatan efisiensi rute penerbangan Mamuju–Jakarta yang dilayani maskapai Batik Air, khususnya terkait lamanya waktu transit di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar.

Gubernur Suhardi Duka secara langsung melobi pihak Lion Group agar durasi transit tersebut dapat dipangkas, sehingga penumpang asal Sulawesi Barat tidak perlu menunggu terlalu lama di Makassar. 

Kembali mengudara - Pesawat Batik air saat mendarat di Bandara Tampa Padang Mamuju pada Minggu (22/6/2025). Batik Air kembali mengudara dengan membuka rute Mamunju - Makassar setelah sebelumnya berhenti karena jumlah penumpang yang sangat minim
Kembali mengudara - Pesawat Batik air saat mendarat di Bandara Tampa Padang Mamuju pada Minggu (22/6/2025). Batik Air kembali mengudara dengan membuka rute Mamunju - Makassar setelah sebelumnya berhenti karena jumlah penumpang yang sangat minim (Pemprov Sulbar)

Ia bahkan mendorong skema penerbangan yang lebih efektif, di mana penumpang tidak perlu turun dari pesawat saat transit, atau setidaknya hanya menunggu dalam waktu yang sangat singkat.

Kajian Teknis

Presiden Direktur Lion Group, Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi, mengapresiasi perhatian serius Gubernur Sulbar terhadap sektor transportasi udara. 

Ia menyampaikan bahwa pihak Lion Group akan segera melakukan kajian teknis terhadap penjadwalan dan pengaturan operasional armada, dengan tetap mengutamakan standar keselamatan penerbangan.

Langkah ini diharapkan dapat segera memberikan dampak nyata, sehingga perjalanan udara dari dan menuju Bumi Manakarra menjadi lebih efisien, nyaman, dan kompetitif.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Perhubungan Provinsi Sulawesi Barat, Maddareski Salatin, menjelaskan bahwa kunjungan Gubernur ke Batik Air bertujuan membahas rencana penerbangan langsung Jakarta–Mamuju.

“Kalau belum bisa penerbangan langsung, minimal menggunakan pesawat yang sama dari Jakarta–Makassar–Mamuju, begitu juga sebaliknya. Selama ini waktu tunggu di Makassar terlalu lama dan sangat dirasakan oleh penumpang,” jelas Maddareski.

Tunggu Hasil Kajian

Ia menambahkan, Gubernur Suhardi Duka juga membuka peluang subsidi dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, sesuai dengan kesepakatan dan perhitungan yang nantinya ditetapkan bersama pihak maskapai.

“Berdasarkan komunikasi tadi, pihak Batik Air masih melakukan kajian. Tadi langsung disampaikan oleh Direktur Utama Batik Air. Kita menunggu hasil perhitungan teknis dan operasionalnya,” ujarnya.

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved