Berita Sulbar
Temui Dirut Lion Air di Jakarta SDK Minta Waktu Transit Batik Air dari Mamuju Dipersingkat
Batik Air hanya melayani satu rute itu saja, kemudian bagi penumpang yang ingin melanjutkan penerbangan ke rute lain diwajibkan transit
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/SDK-minta-Batik-air-dipersignkat-transitnya.jpg)
Ringkasan Berita:Solusi yang Ditawarkan Gubernur SDK1. Penerbangan Langsung: Mendorong pembukaan rute langsung (non-stop) Jakarta–Mamuju.2. Skema "One Plane Journey": Jika belum bisa rute langsung, diusulkan agar penumpang tidak perlu turun pesawat saat transit di Makassar atau hanya menunggu dalam waktu singkat.3. Subsidi Pemerintah: Pemprov Sulbar membuka peluang pemberian subsidi kepada maskapai berdasarkan perhitungan teknis dan kesepakatan bersama.
TRIBUN-SULBAR.COM, JAKARTA – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka menemui Presiden Direktur Lion Group, Captain Daniel Putut Kuncoro Adi di Lion Tower, Jakarta,
Kamis (22/1/2026).
SDK - sapaan akrab Suhardi Duka menemui presdir Lion Air Group untuk mengambil langkah strategis untuk meningkatkan aksesibilitas transportasi udara bagi masyarakat Sulawesi Barat.
Seperti diketahui, anak perusahaan Lion Air Group, Batik Air merupakan satu-satunya maskapakai penerbangan yang melayani rute Mamuju - Makassar, begitupun sebaliknya.
Baca juga: Lowongan Kerja Terbaru Anak Usaha Salim Group, Terbuka untuk Lulusan SMA, D3, dan S1
Baca juga: Ini Pelaku Pengrusakan Warung Coto Axuri Mamuju, Gegara Sengketa Tanah
Batik Air hanya melayani satu rute itu saja, kemudian bagi penumpang yang ingin melanjutkan penerbangan ke rute lain diwajibkan transit di Makassar terlebih dahulu.
Pertemuan ini difokuskan pada upaya peningkatan efisiensi rute penerbangan Mamuju–Jakarta yang dilayani maskapai Batik Air, khususnya terkait lamanya waktu transit di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar.
Gubernur Suhardi Duka secara langsung melobi pihak Lion Group agar durasi transit tersebut dapat dipangkas, sehingga penumpang asal Sulawesi Barat tidak perlu menunggu terlalu lama di Makassar.
Ia bahkan mendorong skema penerbangan yang lebih efektif, di mana penumpang tidak perlu turun dari pesawat saat transit, atau setidaknya hanya menunggu dalam waktu yang sangat singkat.
Kajian Teknis
Presiden Direktur Lion Group, Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi, mengapresiasi perhatian serius Gubernur Sulbar terhadap sektor transportasi udara.
Ia menyampaikan bahwa pihak Lion Group akan segera melakukan kajian teknis terhadap penjadwalan dan pengaturan operasional armada, dengan tetap mengutamakan standar keselamatan penerbangan.
Langkah ini diharapkan dapat segera memberikan dampak nyata, sehingga perjalanan udara dari dan menuju Bumi Manakarra menjadi lebih efisien, nyaman, dan kompetitif.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Perhubungan Provinsi Sulawesi Barat, Maddareski Salatin, menjelaskan bahwa kunjungan Gubernur ke Batik Air bertujuan membahas rencana penerbangan langsung Jakarta–Mamuju.
“Kalau belum bisa penerbangan langsung, minimal menggunakan pesawat yang sama dari Jakarta–Makassar–Mamuju, begitu juga sebaliknya. Selama ini waktu tunggu di Makassar terlalu lama dan sangat dirasakan oleh penumpang,” jelas Maddareski.
Tunggu Hasil Kajian
Ia menambahkan, Gubernur Suhardi Duka juga membuka peluang subsidi dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, sesuai dengan kesepakatan dan perhitungan yang nantinya ditetapkan bersama pihak maskapai.
“Berdasarkan komunikasi tadi, pihak Batik Air masih melakukan kajian. Tadi langsung disampaikan oleh Direktur Utama Batik Air. Kita menunggu hasil perhitungan teknis dan operasionalnya,” ujarnya.
| Rute Mamuju - Bone Akan Dibuka Sulbar dan Sulsel Siapkan Subsidi Fly Jaya Air |
|
|---|
| Pemprov Sulbar Perpanjang WFA PPPK dan Paruh Waktu hingga 16 Juli Alasan Efisiensi BBM |
|
|---|
| Antrean Truk Sawit di Sulbar Mengular Disebabkan Panen Membludak Kapasitas Pabrik Tak Cukup |
|
|---|
| ESDM Sulbar Rancang Pelepasan Kawasan Hutan untuk Jalan Hauling Tambang Termasuk di Kabuloang Mamuju |
|
|---|
| Pemprov Akan Sederhanakan Syarat Izin Bangunan dan Investasi di Sulawesi Barat |
|
|---|