Kecelakaan Beruntun
Kronologi Kecelakaan Beruntun di Mamuju, Dua Pengendara Tewas
Benturan tersebut membuat pengendara dan penumpang terpental ke badan jalan di sekitar pemukiman warga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Kecelakaan-maut-melibatkan-tiga-sepeda-motor-terjadi-di-Jalan-Husni-Thamrin-Mamuju.jpg)
Ringkasan Berita:
- Dua orang tewas, tiga luka-luka akibat kecelakaan tiga motor di Mamuju, Kamis malam.
- Tabrakan terjadi saat dua motor menyalip di jalan menurun dan bertabrakan dengan Honda Beat.
- Satlantas amankan TKP, kendaraan, dan periksa saksi; kerugian ditaksir Rp 20 juta.
TRIBUN-SULBAR.COM,MAMUJU- Kronologi kecelakaan beruntun melibatkan tiga sepeda motor terjadi di Jalan Husni Thamrin, Kelurahan Binanga, Kabupaten Mamuju, Kamis (8/1/2025) malam.
Perisitiwa tersebut menewaskan dua orang pengendara, sementara tiga orang lainya mengalami luka-luka
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Mamuju, Ipda Ahmad, mengatakan, insiden bermula ketika dua motor, Yamaha Jupiter Z1 dan Yamaha Mio M3, melaju beriringan dari arah utara menuju selatan dengan kecepatan tinggi.
Kedua pengendara berusaha mendahului mobil di depannya saat jalan menurun, namun kehilangan kendali.
Baca juga: Warga Bebanga Kalukku Tolak Tambang di Sungai Gentungan, Minta Dihentikan
Baca juga: Dugaan Korupsi Kuota Haji Seret Gus Yaqut, Dana Rp 100 Miliar Dikembalikan ke KPK
Pada saat bersamaan, sebuah Honda Beat tanpa plat nomor datang dari arah berlawanan. Tabrakan keras pun tidak terhindarkan.
Benturan tersebut membuat pengendara dan penumpang terpental ke badan jalan di sekitar pemukiman warga.
“Korban meninggal dunia adalah Syolihin (16) dan Irdang (25). Mereka sempat dilarikan ke RSUD Mamuju sebelum dinyatakan meninggal,” kata Ipda Ahmad, Jumat (9/1/2026).
Sementara itu, pengendara Honda Beat, Jekli Alkya, mengalami patah tulang di rahang dan paha. Dua penumpang lainnya, Auliyatul Magfira (16) dan Maldiani (14), juga mengalami luka serius dan menjalani perawatan intensif.
Kondisi jalan di lokasi sebenarnya kering dan lurus. Satlantas Polresta Mamuju telah melakukan olah TKP, mengamankan kendaraan sebagai barang bukti, serta meminta keterangan saksi, termasuk seorang imam masjid yang berada di lokasi. Kerugian materi akibat kerusakan kendaraan diperkirakan mencapai Rp 20 juta.