Lagu Mamuju

Lirik Lagu Mamuju Pulo Karampuang

Lagu ini bukan sekadar bercerita tentang sebuah tempat, tetapi tentang keterikatan emosional yang mendalam antara manusia dan kampung halamannya.

Editor: Nurhadi Hasbi
TribunSulbar.com/Nurhadi
Pulau Karampuang Mamuju, Sulbar. 

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Berikut lirik lagu Mamuju berjudul Pulo Karampuang.

Lagu ini pertama kali dipopulerkan oleh Nurlyati

Lagu Pulo Karampuang merupakan ungkapan cinta dan kerinduan terhadap Pulau Karampuang, sebuah pulau kecil yang terletak di lepas pantai Mamuju, Sulawesi Barat. 

Lagu ini menggunakan bahasa daerah Mandar yang sarat makna emosional, menghadirkan nuansa nostalgia, kebersamaan, dan ikatan batin dengan tanah kelahiran.

Baca juga: Lirik Lagu Daerah Oh Mamuju, Nostalgia dan Ungkap Cinta Terhadap Daerah

Melalui penggalan lirik “Oh pulo karampuang di olona mamuju”, lagu ini menegaskan posisi Karampuang sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas masyarakat pesisir Mamuju.

Pulau tersebut digambarkan sebagai tempat yang membawa keceriaan dan kehangatan, terutama saat kebersamaan di masa lalu yang dikenang dengan penuh rasa bahagia.

Lirik “merio-rio nikita di wattu simbar karampuang” mencerminkan kenangan indah tentang tawa, canda, dan kebersamaan di sebuah waktu yang mungkin telah berlalu. 

Lagu ini seolah menjadi ruang ingatan, tempat perasaan rindu, cinta, dan harapan berpadu dalam satu cerita tentang pulang.

Makna kerinduan semakin terasa pada bagian “karaomo lampana tonisenga’ di ate”, yang menggambarkan perjalanan batin seseorang yang selalu menyimpan Karampuang di dalam hati.

Lagu ini bukan sekadar bercerita tentang sebuah tempat, tetapi tentang keterikatan emosional yang mendalam antara manusia dan kampung halamannya.

Penyebutan arah mata angin dalam lirik “pallarina utara situru-turu’ salatang” memberi kesan luasnya pandangan dan perjalanan hidup, namun tetap berujung pada satu tujuan: Karampuang sebagai tempat kembali.

Di sanalah kenangan, identitas, dan rasa memiliki berakar kuat.

Secara keseluruhan, “Pulo Karampuang” menjadi simbol kerinduan akan kampung halaman, sekaligus pengingat akan nilai kebersamaan dan cinta terhadap tanah kelahiran.

Lagu ini tidak hanya hidup sebagai karya seni, tetapi juga sebagai warisan budaya yang menjaga ingatan kolektif masyarakat Sulawesi Barat.

Berikut Lirik Pulo Karampuang oleh Nurlyati:

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved