Senin, 18 Mei 2026

PNM

Fokus Melayani dengan Hati, Program Pemberdayaan PNM Perluas Dampak Sosial Sepanjang 2025

Melalui program ini, perempuan didorong untuk berperan aktif dalam perekonomian keluarga dan komunitas.

Tayang:
Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Fokus Melayani dengan Hati, Program Pemberdayaan PNM Perluas Dampak Sosial Sepanjang 2025
Tribun-Sulbar.com/pnm for tribun
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) sepanjang 2025 terus memperkuat pendekatan pemberdayaan sebagai bagian tak terpisahkan dari penyaluran pembiayaan. 

Ringkasan Berita:
  • Sepanjang 2025, PNM memperkuat pemberdayaan UMKM ultra mikro dengan mengombinasikan pembiayaan, pendampingan usaha, dan literasi keuangan.
  • Program Mekaar dan Kampung Madani mendorong peran perempuan, klaster usaha, serta ekosistem ekonomi lokal berkelanjutan, menjangkau puluhan ribu nasabah.
  • Riset menunjukkan ketahanan keuangan nasabah meningkat signifikan, berdampak pada kesejahteraan keluarga dan kemandirian ekonomi masyarakat.

 

TRIBUN-SULBAR.COM - Tantangan yang dihadapi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia tidak berhenti pada keterbatasan akses modal.

Di lapangan, banyak pelaku usaha juga menghadapi kendala dalam pengelolaan usaha, pemasaran, hingga rendahnya literasi keuangan. 

Kondisi ini membuat pembiayaan saja belum cukup untuk mendorong UMKM tumbuh secara berkelanjutan.

Menjawab tantangan tersebut, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) sepanjang 2025 terus memperkuat pendekatan pemberdayaan sebagai bagian tak terpisahkan dari penyaluran pembiayaan. 

Baca juga: Sebulan Pascabanjir Aceh, Relawan PNM Kembali Salurkan Bantuan dan Dampingi Korban Bencana

Melalui berbagai program, PNM tidak hanya hadir sebagai penyedia modal, tetapi juga sebagai pendamping yang membangun kapasitas usaha dan ketahanan ekonomi masyarakat, khususnya di segmen ultra mikro.

PNM menilai bahwa pemberdayaan menjadi kunci agar pelaku usaha mampu mengelola pembiayaan secara produktif, mengembangkan usaha, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Oleh karena itu, program-program PNM dirancang untuk mengombinasikan dukungan finansial dengan penguatan kapasitas, literasi, dan ekosistem usaha.

Salah satu program utama adalah Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) yang menyasar ibu rumah tangga dan perempuan prasejahtera, khususnya di wilayah pedesaan dan tertinggal.

Dengan pendekatan berbasis kelompok, Mekaar tidak hanya memberikan pembiayaan ultra mikro, tetapi juga pendampingan rutin, pelatihan kewirausahaan, literasi keuangan, serta penguatan disiplin usaha.

Melalui program ini, perempuan didorong untuk berperan aktif dalam perekonomian keluarga dan komunitas.

Selain Mekaar, PNM juga mengembangkan Program Kampung Madani sebagai model pemberdayaan berbasis komunitas.

Hingga 2025, Kampung Madani telah hadir di 20 titik di seluruh Indonesia dan memberikan manfaat kepada 4.603 warga, yang terdiri dari nasabah Mekaar, keluarga, serta masyarakat sekitar.

Program ini bertujuan membangun ekosistem usaha lokal yang saling terhubung dan berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, Kampung Madani mengedepankan pendekatan klasterisasi usaha.

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved