Kamis, 21 Mei 2026

Peringatan Dini Cuaca

BMKG Update Siklon Tropis Grant, Sulbar Dinilai Relatif Aman

TCWC BMKG memprakirakan intensitas angin siklon ini akan meningkat secara perlahan dalam 24 jam ke depan hingga mencapai kategori dua.

Tayang:
Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto BMKG Update Siklon Tropis Grant, Sulbar Dinilai Relatif Aman
Istimewa/BMKG
CUACA EKSTREM - Info grafis perkembangan sistem Siklon Tropis Grant yang dirilis oleh Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) BMKG Jakarta, Jumat (26/12/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Siklon Tropis Grant berada di Samudra Hindia barat daya Bengkulu dan diperkirakan menguat hingga kategori dua.
  • Sulawesi Barat dinilai relatif aman karena berada di luar jalur siklon, meski potensi dampak tidak langsung tetap ada.
  • BPBD Sulbar mengimbau kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem dan terus memantau perkembangan informasi resmi dari BMKG.

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menerima informasi terbaru dari Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) BMKG Jakarta terkait perkembangan sistem siklon tropis di Samudra Hindia.

Informasi tersebut berdasarkan pembaruan BMKG tertanggal 25 Desember 2025 pukul 07.00 WIB.

Dalam laporan tersebut, Siklon Tropis Grant diketahui berkembang dari bibit siklon 93S yang terdeteksi sejak 11 Desember 2025 di Samudra Hindia selatan Jawa Timur.

Baca juga: Mengenali Bibit Siklon 93S, BMKG Minta Masyarakat untuk Waspada Terhadap Dampaknya!

Sistem ini meningkat menjadi siklon tropis pada 24 Desember 2025 pukul 19.00 WIB.

Saat ini, Siklon Tropis Grant berada di Samudra Hindia barat daya Bengkulu dengan kecepatan angin maksimum 40 knot atau sekitar 75 kilometer per jam serta tekanan minimum 995 hPa.

TCWC BMKG memprakirakan intensitas angin siklon ini akan meningkat secara perlahan dalam 24 jam ke depan hingga mencapai kategori dua.

Selain itu, BMKG juga melaporkan kemunculan bibit siklon tropis 96S pada 24 Desember 2025 pukul 18.00 UTC atau 01.00 WIB.

Bibit siklon tersebut berada di Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan kecepatan angin maksimum 15 knot atau sekitar 28 kilometer per jam dan tekanan minimum 1008 hPa.

TCWC BMKG menyebutkan bibit siklon tropis 96S memiliki peluang rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan.

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, mengatakan wilayah Sulawesi, termasuk Sulbar, berada di luar jalur pergerakan siklon tropis sehingga relatif aman dari dampak langsung.

“Walaupun Sulbar tidak terdampak langsung oleh Siklon Tropis Grant maupun bibit siklon 96S, kami tetap menginstruksikan seluruh jajaran BPBD untuk siaga dan terus memantau perkembangan cuaca,” ujar Yasir Fattah.

Ia menegaskan langkah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka agar kesiapsiagaan tetap dijaga, khususnya terhadap potensi dampak tidak langsung berupa peningkatan curah hujan, angin kencang, dan gelombang tinggi.

Pusdalops BPBD Sulbar akan terus melakukan pemantauan dan menyebarluaskan informasi resmi dari BMKG kepada masyarakat serta pemangku kepentingan guna mendukung kesiapsiagaan dan mitigasi bencana di Sulawesi Barat.(*)

Sumber: Tribun sulbar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved