Natal 2025
Kemenag Sulbar Ajak Masyarakat Hormati Perbedaan, Kerukunan Jadi Fondasi Kemajuan
Kunjungan ini bertujuan memastikan pelaksanaan ibadah Natal 2025 di Sulbar berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Penulis: Suandi | Editor: Abd Rahman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/fhwelkfwleq.jpg)
Ringkasan Berita:
- Kakanwil Kemenag Sulbar, Adnan Nota, menekankan kerukunan antarumat beragama sebagai fondasi kesejahteraan masyarakat saat meninjau ibadah Natal 2025 di Mamuju.
- Peninjauan dilakukan bersama Forkopimda Sulbar untuk memastikan ibadah Natal berjalan aman, tertib, dan kondusif, serta melibatkan dialog dengan pemuka agama dan jemaat.
- Adnan mengajak masyarakat menjaga toleransi dan menghormati perbedaan keyakinan, menekankan bahwa kerukunan dan kedamaian menjadi dasar pembangunan
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Adnan Nota, mengatakan kerukunan antarumat beragama merupakan fondasi utama bagi kesejahteraan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan saat mendampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulbar melakukan peninjauan ibadah Natal di sejumlah gereja di Kabupaten Mamuju, Kamis (25/12/2025).
Kunjungan ini bertujuan memastikan pelaksanaan ibadah Natal 2025 di Sulbar berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Baca juga: Warga Korban Kebakaran di Mamuju Tengah Butuh Bantuan Pakaian dan Kasur Lipat
Baca juga: Penuh Makna dan Pesan Damai, Berikut 100 Ucapan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026
Selain memantau aspek keamanan, rombongan juga berdialog dengan para pemuka agama serta jemaat.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga besar umat Kristiani yang hari ini melaksanakan ibadah Natal dengan tertib dan penuh khidmat," kata Adnan, saat ditemui di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Jemaat Mamuju, Jl Pattimura Keluruhan Binanga, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju.
Atas nama pemerintah, ia juga menyampaikan ucapan Selamat Natal dan Tahun Baru kepada seluruh umat Kristiani di Sulbar.
Ia berharap semangat Natal membawa kedamaian bagi semua lapisan masyarakat.
Pesan Toleransi dan Kemajuan
Dalam kesempatan tersebut, Adnan menekankan pentingnya sikap saling menghormati di tengah keberagaman.
Menurutnya, stabilitas sosial yang terjaga akan berdampak pada kelancaran pembangunan daerah.
"Kami selalu yakin ketika umat beragama hidup rukun dan damai, maka masyarakat akan sejahtera dalam melaksanakan ibadahnya. Kerukunan adalah fondasi penting untuk meraih Indonesia yang maju dan harmonis," tuturnya.
Ia menambahkan perbedaan keyakinan seharusnya menjadi warna yang memperindah kehidupan bangsa, bukan pemecah belah.
Momentum Natal tahun ini diharapkan menjadi refleksi spiritual untuk memperkuat nilai kasih dan toleransi.
"Hidup beragama dan saling menghargai merupakan anugerah. Ketika kerukunan dan kedamaian terjaga, maka kesejahteraan sejati akan kita rasakan bersama," pungkas Adnan.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Suandi
| Khidmat dan Penuh Sukacita, Natal PKP GBK Digelar di Desa Kalola Pasangkayu |
|
|---|
| Peringatan Natal di Tobadak Mateng Wakil Bupati Askary Sebut Momentum Eratkan Tali Persaudaraan |
|
|---|
| Musik Bambu Mamasa Warnai Perayaan Natal di Gereja Tobadak Mamuju Tengah |
|
|---|
| Prihatin Banyak Kejadian di Indonesia Gereja Bukti Sion Mamuju Angkat Tema Keluarga Momentum Natal |
|
|---|