Kamis, 21 Mei 2026

Harga Bahan Pokok

Aneh! Stok Bawang Merah dari Enrekang Melimpah, tapi Harga di Mateng Malah 'Terbang'

Dalam sekali pengiriman, Amirullah mengaku dapat mendatangkan delapan hingga 10 karung besar bawang merah.

Tayang:
Penulis: Sandi Anugrah | Editor: Abd Rahman
zoom-inlihat foto Aneh! Stok Bawang Merah dari Enrekang Melimpah, tapi Harga di Mateng Malah 'Terbang'
Tribun-Sulbar.com/Sandi Anugrah
STOK MELIMPAH – Amirullah, seorang pedagang di kompleks pasar ikan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, sedang merapikan stok bawang merah di kiosnya, Senin (2/3/2026). Meski pasokan dari Kabupaten Enrekang melimpah, harga bawang merah di pasar ini mengalami kenaikan sebesar Rp5.000 per kilogram akibat tingginya permintaan selama bulan Ramadan. 
Ringkasan Berita:
  • Harga bawang merah di Pasar Topoyo, Mamuju Tengah, naik Rp5.000 per kilogram selama Ramadan, dari Rp30.000–Rp35.000 menjadi Rp35.000–Rp40.000 per kilogram.
  • Kenaikan dipicu meningkatnya permintaan masyarakat di bulan puasa, meski pasokan dari Enrekang tetap melimpah.
  • Pedagang memastikan stok aman hingga Idul Fitri, dengan pengiriman 8–10 karung besar yang habis dalam satu hingga dua pekan.

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH – Harga bawang merah di Pasar Topoyo, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, mengalami kenaikan selama Ramadan 2026.

Amirullah, salah satu pedagang di kompleks Pasar Ikan Topoyo, mengatakan harga bawang merah saat ini berada di kisaran Rp35.000–Rp40.000 per kilogram.

Sebelumnya, komoditas tersebut dijual Rp30.000–Rp35.000 per kilogram.

“Ada kenaikan sekitar Rp5.000 per kilogram sejak awal Ramadan,” ujar Amirullah, Senin (2/3/2026).

Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 10 Hal 106, Materi Signature hingga Scribble

Baca juga: Cari Nafkah di Pasangkayu, Baznas Imbau Pegawai Luar Daerah Bayar Zakat Fitrah di Pasangkayu

Ia menjelaskan, kenaikan harga dipicu oleh meningkatnya permintaan masyarakat selama bulan puasa.

Untuk memenuhi kebutuhan pasar, ia menambah pasokan dari Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan.

Dalam sekali pengiriman, Amirullah mengaku dapat mendatangkan delapan hingga 10 karung besar bawang merah.

Stok tersebut biasanya habis dalam waktu satu hingga dua pekan.

Meski harga naik, ia memastikan ketersediaan bawang merah tetap aman hingga Idul Fitri mendatang. “Stok cukup, permintaan memang meningkat selama Ramadan,” katanya.(*)

Sumber: Tribun sulbar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved