Minggu, 3 Mei 2026

Abrasi Pantai

1.000 Geobag Rampung Dipasang di Pesisir Mes Mateng, 6 Rumah Warga Selamat dari Abrasi

Pemasangan ini menjadi upaya perlindungan bagi sedikitnya enam rumah warga yang berada di zona rawan terdampak gelombang laut.

Tayang:
Penulis: Sandi Anugrah | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto 1.000 Geobag Rampung Dipasang di Pesisir Mes Mateng, 6 Rumah Warga Selamat dari Abrasi
Tribun-Sulbar.com/Sandi Anugrah
PEMASANGAN GEOBAG - 1.000 geobag rampung terpasang di pesisir Pantai Dusun Mes Pambutungang, Desa Babana, Kecamatan Budong-budong, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Senin (16/2/2026). (Sandi/Tribun) 
Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 1.000 geobag dipasang sepanjang 400 meter di pesisir Dusun Pambutungang, Mamuju Tengah, untuk mengatasi abrasi parah.
  • Enam rumah warga yang berada di zona rawan kini lebih terlindungi dari ancaman gelombang laut.
  • Pemasangan dilakukan secara swadaya oleh warga bersama Balai Wilayah Sungai Sulawesi V dan pemerintah setempat.

 

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Sebanyak 1.000 geobag rampung dipasang di pesisir Dusun Pambutungang, Desa Babana, Kecamatan Budong-budong, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, Senin (16/2/2026).

Geobag berukuran besar tersebut dipasang sepanjang 400 meter di kawasan pantai Mes yang sebelumnya mengalami abrasi parah.

Pemasangan ini menjadi upaya perlindungan bagi sedikitnya enam rumah warga yang berada di zona rawan terdampak gelombang laut.

Baca juga: Cegah Abrasi Parah, 750 Geobag Terpasang di Pesisir Mes Pambutungang Babana Mamuju Tengah

Ismail, warga Dusun Pambutungang, mengaku lega atas rampungnya pemasangan tersebut.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Balai Wilayah Sungai Sulawesi V, pemerintah desa, dan pemerintah kabupaten yang telah membantu penanganan abrasi.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur kepada pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi V, pemerintah desa, dan pemerintah kabupaten yang telah memperhatikan nasib kami,” ujar Ismail kepada Tribunsulbar.com.

Warga Terlibat dalam Pemasangan

Pemasangan geobag dilakukan secara swadaya oleh masyarakat setempat bersama pihak balai.

Warga terlibat langsung dalam proses pengisian dan penjahitan geobag hingga pekerjaan tersebut tuntas.

“Kami bekerja sama dengan balai. Masyarakat turun tangan langsung mengisi dan menjahit geobag. Hasilnya, pemasangan bisa cepat selesai,” tambah Ismail.

Sebelumnya, abrasi pantai terus menggerus daratan di kawasan tersebut dan mengancam permukiman warga. Sedikitnya enam rumah berada sangat dekat dengan garis pantai dan terancam terdampak jika tidak segera ditangani.

Dengan terpasangnya geobag, warga berharap abrasi dapat ditekan sehingga rumah mereka tetap aman.(*)

Laporan wartawan Tribun Sulbar, Sandi Anugrah.

Sumber: Tribun sulbar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved