Abrasi Pantai
1.000 Geobag Rampung Dipasang di Pesisir Mes Mateng, 6 Rumah Warga Selamat dari Abrasi
Pemasangan ini menjadi upaya perlindungan bagi sedikitnya enam rumah warga yang berada di zona rawan terdampak gelombang laut.
Penulis: Sandi Anugrah | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/1000-geobag-rampung-terpasang-di-pesisir-Pantai-Dusun-Mes-Pambutungang.jpg)
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 1.000 geobag dipasang sepanjang 400 meter di pesisir Dusun Pambutungang, Mamuju Tengah, untuk mengatasi abrasi parah.
- Enam rumah warga yang berada di zona rawan kini lebih terlindungi dari ancaman gelombang laut.
- Pemasangan dilakukan secara swadaya oleh warga bersama Balai Wilayah Sungai Sulawesi V dan pemerintah setempat.
TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Sebanyak 1.000 geobag rampung dipasang di pesisir Dusun Pambutungang, Desa Babana, Kecamatan Budong-budong, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, Senin (16/2/2026).
Geobag berukuran besar tersebut dipasang sepanjang 400 meter di kawasan pantai Mes yang sebelumnya mengalami abrasi parah.
Pemasangan ini menjadi upaya perlindungan bagi sedikitnya enam rumah warga yang berada di zona rawan terdampak gelombang laut.
Baca juga: Cegah Abrasi Parah, 750 Geobag Terpasang di Pesisir Mes Pambutungang Babana Mamuju Tengah
Ismail, warga Dusun Pambutungang, mengaku lega atas rampungnya pemasangan tersebut.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Balai Wilayah Sungai Sulawesi V, pemerintah desa, dan pemerintah kabupaten yang telah membantu penanganan abrasi.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur kepada pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi V, pemerintah desa, dan pemerintah kabupaten yang telah memperhatikan nasib kami,” ujar Ismail kepada Tribunsulbar.com.
Warga Terlibat dalam Pemasangan
Pemasangan geobag dilakukan secara swadaya oleh masyarakat setempat bersama pihak balai.
Warga terlibat langsung dalam proses pengisian dan penjahitan geobag hingga pekerjaan tersebut tuntas.
“Kami bekerja sama dengan balai. Masyarakat turun tangan langsung mengisi dan menjahit geobag. Hasilnya, pemasangan bisa cepat selesai,” tambah Ismail.
Sebelumnya, abrasi pantai terus menggerus daratan di kawasan tersebut dan mengancam permukiman warga. Sedikitnya enam rumah berada sangat dekat dengan garis pantai dan terancam terdampak jika tidak segera ditangani.
Dengan terpasangnya geobag, warga berharap abrasi dapat ditekan sehingga rumah mereka tetap aman.(*)
Laporan wartawan Tribun Sulbar, Sandi Anugrah.
| Warga Pangiang Pasangkayu Gotong Royong Bangun Tanggul Darurat, Antisipasi Abrasi Makin Parah |
|
|---|
| Abrasi Makin Parah di Pangiang Pasangkayu, Jalan Penghubung ke Palu Terancam Putus Dihantam Ombak |
|
|---|
| Cegah Abrasi Parah, 750 Geobag Terpasang di Pesisir Mes Pambutungang Babana Mamuju Tengah |
|
|---|
| Cerita Warga Mes Babana Gotong Royong Jahit Geobag Hingga Larut Malam untuk Atasi Abrasi |
|
|---|
| Bangunan Toilet Warga Mes Babana Mamuju Tengah Nyaris Roboh Akibat Abrasi |
|
|---|