Kamis, 14 Mei 2026

Majene

2 Warga Bertetangga di Majene Cekcok Gara-gara Suara Musik Besar Didamaikan

Bermula saat warga inisial E melayangkan teguran kepada tetangganya A, karena E merasa terganggu dengan suara musik dari rumah A

Tayang:
Editor: Ilham Mulyawan
zoom-inlihat foto 2 Warga Bertetangga di Majene Cekcok Gara-gara Suara Musik Besar Didamaikan
Tribun-Sulbar.com/Polres Polman
PROBLEM SOLVING - Bhabinkamtibmas Polsek Banggae Polres Majene, Brigpol Aco Muhammad Nur Alim, bersama pemerintah kelurahan Banggae Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat melaksanakan problem solving pertikaian antar warga, Selasa (12/5/2026). Pertikaian terjadi karena volume music perangkat elektronik, yang dinilai terlalu keras. 
Ringkasan Berita:Hasil Mediasi:
1. Kedua belah pihak sepakat untuk berdamai secara kekeluargaan.
2. Berkomitmen menjaga komunikasi yang baik dan tidak mengulangi pertikaian.
3. Terciptanya kembali situasi keamanan dan ketertiban (Kamtibmas) yang kondusif di lingkungan tersebut.

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Bhabinkamtibmas Polsek Banggae Polres Majene, Brigpol Aco Muhammad Nur Alim, bersama pemerintah kelurahan Banggae Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat melaksanakan problem solving pertikaian antar warga, Selasa (12/5/2026).

Pertikaian terjadi karena volume music perangkat elektronik, yang dinilai terlalu keras.

Baca juga: Wisma di Polman Dibobol Maling Motor Rusak Hilang Hingga 4 Kompressor AC Lenyap

Baca juga: Wanita di Pasangkayu Diciduk Polisi Hendak Edarkan Sabu Senilai Rp4 Juta yang Dibeli dari Palu

Bermula saat warga inisial E melayangkan teguran kepada tetangganya A, karena E merasa terganggu dengan suara musik dari rumah A yang diputar dengan volume tinggi.

Bukannya mengecilkan volume musik, A justru naik pitam hingga memicu adu mulut dan ketegangan dengan tetangganya E.

Aituasi memanas dan berujung pada adu fisik, sehingga warga sekitar melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.

Dalam proses mediasi, Brigpol Aco Muhammad Nur Alim mengedepankan pendekatan humanis dan komunikasi persuasif guna mencari jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak. 

Melalui dialog yang terbuka dan penuh kekeluargaan, permasalahan yang sempat memicu ketegangan akhirnya dapat diselesaikan secara damai.

Setelah dilakukan mediasi, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan persoalan dengan kepala dingin demi terciptanya keamanan dan ketertiban di Lingkungan Battayang. 

Mereka juga berkomitmen untuk tidak lagi bersitegang serta mengutamakan komunikasi yang baik antar tetangga agar hubungan sosial tetap harmonis.

Kegiatan mediasi tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan dihadiri langsung oleh Lurah Banggae, Kepala Lingkungan Battayang, Ketua RT, serta kedua belah pihak yang bertikai bersama keluarganya masing-masing.

“Melalui komunikasi dan musyawarah, setiap persoalan dapat diselesaikan dengan baik tanpa menimbulkan konflik berkepanjangan. Kami berharap kedua belah pihak dapat kembali hidup rukun dan saling menjaga hubungan bertetangga,” ujarnya. (*)

Sumber: Tribun sulbar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved