Keracunan MBG Bertambah
Update Keracunan MBG di Majene: Korban Bertambah Jadi 61 Orang, 1 Balita Dirujuk ke RS
Meskipun mayoritas pasien mulai menunjukkan pemulihan, tim medis masih mengawasi beberapa kategori korban
Penulis: Suandi | Editor: Abd Rahman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Korban-keracunan-MBG-yang-dirawat-di-Puskesmas-Sendana-II-Kabupaten-Majene.jpg)
Ringkasan Berita:
- asus keracunan makanan massal di Majene akibat paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) bertambah menjadi 61 korban hingga Kamis malam (15/1/2026), dengan satu pasien dirujuk ke RS Mitra Manakarra Mamuju.
- Dinas Kesehatan Sulbar mencatat 51 korban telah sembuh, sementara tiga orang masih dirawat inap, terdiri dari siswa, balita, dan staf, dengan mayoritas korban merupakan balita
- Pemkab Majene menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) sejak 13 Januari 2026, setelah warga mengalami gejala keracunan
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Jumlah korban keracunan makanan massal usai menyantap paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, terus bertambah.
Hingga Kamis (15/1/2026) malam, tercatat total korban kini mencapai 61 orang.
Dari puluhan korban tersebut, satu pasien terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Mitra Manakarra Mamuju untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih intensif.
"Berdasarkan pembaruan data per pukul 20.00 WITA, total korban menjadi 61 orang. Rinciannya, 43 orang ditangani Puskesmas Sendana II, 14 orang rawat jalan di rumah, dan 4 orang di Puskesmas Salutambung," ujar Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Sulbar, dr Nursyamsi Rahim, saat dikonfirmasi, Jumat (16/1/2026).
Kondisi Pasien dan Rincian Korban
Meskipun mayoritas pasien mulai menunjukkan pemulihan, tim medis masih mengawasi beberapa kategori korban yang rentan.
Dari data terbaru, total pasien yang dinyatakan sembuh mencapai 51 orang.
Namun, masih ada 3 pasien yang menjalani rawat inap di Puskesmas Sendana II, terdiri dari satu siswa perempuan, satu balita laki-laki, dan satu staf perempuan.
Berikut adalah rincian profil 61 korban keracunan di Majene:
- Balita: 28 anak (16 laki-laki, 12 perempuan)
- Siswa Sekolah: 22 anak (8 laki-laki, 14 perempuan)
- Ibu Hamil & Menyusui: 5 orang
- Guru/Staf: 6 orang
Kronologi dan Penetapan KLB
Peristiwa ini bermula pada Senin (12/1/2026) saat Yayasan Kreatif Jaya Perdana menyalurkan paket MBG ke tujuh desa di wilayah Tubo Sendana Onang.
Paket tersebut berisi nasi putih, sayur sop, ayam suwir, mie kecap, tahu, dan semangka.
Gejala keracunan seperti mual, muntah, pusing, dan diare mulai dirasakan warga secara serentak pada Senin malam.