Berita Mamasa
HMI Mamasa Unjuk Rasa di Kantor Bupati, Ini Tuntutannya!
Puluhan massa tersebut ingin bertemu dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Mamasa, namun dihalau aparat kepolisian.
Penulis: Hamsah Sabir | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Suasana-unjuk-rasa-HMI-Cabang-Persiapan-Mamasa-di-depan-kantor-bupati-Jl-PorOs-Polewali-Mamasa.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Persiapan Mamasa, unjuk rasa di depan Kantor Bupati Mamasa, Jalan Poros Mamasa-Polewali, Desa Osango, Kecamatan Mamasa, Kamis (8/8/2024).
Puluhan massa tersebut ingin bertemu dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Mamasa, namun dihalau aparat kepolisian.
Pantauan Tribun-Sulbar.com, nampak massa aksi terus berusaha menembus pagar depan Kantor Bupati Mamasa.
Baca juga: Pemkab Siapkan Rp 200 Juta untuk Pelantikan Anggota DPRD Mamasa, Termasuk Pin Emas ?
Namun rencana tersebut dihalau aparat kepolisian.
Sehingga massa aksi tersebut orasi di jalan poros depan Kantor Bupati Mamasa tepat di jalur dua.
Nampak juga puluhan aparat kepolisian berdiri di balik pagar dan menahan agar massa tak masuk ke halaman kantor bupati.
Aksi tersebut tidak berlangsung lama.
Kurang lebih 15 menit orasi di jalan poros depan kantor, massa kemudian mengakhiri orasinya.
Dalam pamflet yang dibawa massa aksi dari HMI itu berisi beberapa tuntutan.
Diantaranya massa aksi meminta agar kinerja Pemda Mamasa dievaluasi.
Selain itu massa meminta agar Pemda Mamasa membayar gaji PPPK Nakes dan gaji 13 Nakes yang belum dibayarkan.
Tuntutan lain ialah massa meminta agar Pemda membuat TPBA di tiap kecamatan.
Menurut Jendral Lapangan Muh Zulhijaya, jika hari ini mereka gagal bertemu dengan Pemda Mamasa, pihaknya akan turun dengan massa lebih banyak.
"Jika hari ini kita tidak bisa bertemu Pemda, kami akan turundengan massa yamg lebih banyak," kata Ketua Komisariat Lafranpane HMI Persiapan Cabang Mamasa.(*)
Laporan Reporter Tribun-Sulbar.com, Hamsah Sabir
| Keluarga Korban Persetubuhan Anak di Mamasa Tuding Jaksa Ingin Ringankan Hukuman Pelaku |
|
|---|
| KISAH 50 Kepala keluarga Tempuh 1,5 Km Demi Setetes Air Bertahan di Pepana Mamasa dalam Keterbatasan |
|
|---|
| Rumah Petani di Mamasa Terbakar 7 Karung Gabah dan 5 Karung Kopi Ludes Dilalap Kerugian Rp25 Juta |
|
|---|
| Longsor Tutup Akses Jalan, 6 Desa di Tabulahan Mamasa Sudah 2 Pekan Terisolir |
|
|---|
| Bawa Materi di Retreat Pemkab Mamasa, Junda Dorong Birokrasi Kompak dan Kolaboratif |
|
|---|