Minggu, 12 April 2026

Kesehatan

Wah! Study Ungkap Mencium Aroma Kentut Ternyata Ada Manfaatnya, Apa Itu ?

Bagi kebanyakan orang mencium bau kentut pasti akan menutup hidung atau menghindar dari orang yang kentut.

Tayang:
Editor: Abd Rahman
zoom-inlihat foto Wah! Study Ungkap Mencium Aroma Kentut Ternyata Ada Manfaatnya, Apa Itu ?
AI Gemini
BAU KENTUT- Siapa sangka, di balik aroma yang sering dianggap mengganggu, gas kentut ternyata menyimpan potensi ilmiah yang mengejutkan bagi kesehatan manusia.Bagi kebanyakan orang mencium bau kentut pasti akan menutup hidung atau menghindar dari orang yang kentut. 

TRIBUN-SULBAR.COM – Siapa sangka, di balik aroma yang sering dianggap mengganggu, gas kentut ternyata menyimpan potensi ilmiah yang mengejutkan bagi kesehatan manusia.

Bagi kebanyakan orang mencium bau kentut pasti akan menutup hidung atau menghindar dari orang yang kentut.

Meski sangat menganggu penciuman, ternyata bauh kentut memiliki studi ilmiah menunjukkan adanya manfaat menghirup senyawa gas dari manusia itu.

Melansir dari berbagai sumber, pada tahun 2014 University of Exter dan University of Texas berkolaborasi dalam study penelitannya. Hasil penelitian tersebut ternyata memberikan cukup bukti bahwa mencium bau hidrogen sulfida bisa bermanfaat bagi tubuh.

Baca juga: Sulit Tidur Bikin Produktivitas Jeblok? Ini 7 Tips Jitu Atasi Insomnia, Plus Doa Penenang Hati

Baca juga: Kisah Ibu Alia di Palu,Penyandang Disabilitas Sukses Olah Sampah Jadi Cuan Berkat PNM Mekaar

Studi tersebut berdasarkan gagasan mitokondria, bagian sel yang membantu mengahasilkan energi dan bisa mendapatkan manfaat dari gas ini.

Gas ini kemudian memungkinkan sel untuk mengatur stres oksidatif.

Senyawa Hidrogen Sulfida dan Pertahanan Sel

Menurut hasil temuan yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah, gas Hidrogen Sulfida, meski beracun dalam konsentrasi tinggi, pada kadar yang sangat rendah ternyata diproduksi secara alami oleh tubuh kita.

Gas ini memiliki peran penting di tingkat sel, khususnya dalam melindungi mitokondria. 

Mitokondria sendiri adalah organel dalam sel yang berfungsi sebagai "pembangkit tenaga" atau penghasil energi.Studi menunjukkan bahwa H 2

Gas ini berpotensi melindungi mitokondria dari kerusakan yang disebabkan oleh stres oksidatif. 

Kerusakan mitokondria adalah faktor kunci dalam berbagai penyakit dan proses penuaan sel.

Senyawa ini diklaim memiliki potensi untuk meredakan peradangan di dalam sel, yang merupakan penyebab utama banyak penyakit kronis.

Peneliti bahkan telah mengembangkan senyawa buatan yang terinspirasi dari H2

S, disebut AP39, untuk menguji efeknya dalam melindungi sel dari kerusakan saat terjadi serangan jantung atau stroke.

Meskipun temuan ini terdengar luar biasa, penting bagi masyarakat untuk menyikapinya dengan bijak.

Penelitian yang menunjukkan manfaat ini dilakukan dengan mengamati efek konsentrasi H2

 S yang sangat rendah dan dikontrol di laboratorium (seringkali menggunakan senyawa buatan seperti AP39), bukan secara langsung membuktikan bahwa menghirup kentut secara sengaja dapat menyembuhkan penyakit.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved