Selasa, 21 April 2026

Harga Emas Antam

Harga Emas Batangan Antam Melonjak di Tengah Konflik Iran vs AS-Israel

Harga emas batangan Antam kembali melonjak di tengah memanasnya konflik Iran vs AS-Israel di Timur Tengah.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Harga Emas Batangan Antam Melonjak di Tengah Konflik Iran vs AS-Israel
Tribun-Sulbar.com/kolase tribun-sulbar.com
EMAS - Harga emas batangan Antam hari ini terus meroket, Selasa (27/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Harga emas batangan Antam naik Rp 50.000 menjadi Rp 3.135.000 per gram pada 2 Maret 2026.
  • Kenaikan dipicu sentimen konflik geopolitik Iran vs AS-Israel dan kondisi ekonomi global.
  • Pembelian dan penjualan kembali emas dikenakan pajak berbeda, tergantung kepemilikan NPWP.

 

TRIBUN-SULBAR.COM - Harga emas batangan Antam melonjak, Senin (2/3/2026).

Dikutip langsung dari situs resmi logammulia.com, harga emas batangan Antam hari ini dilevel Rp 3,135,000 per gram.

Naik Rp 50.000 per gram jika dibandingkan dengan harga perdagangan pada Sabtu 28 Februari 2026, yakni Rp 3,085,000 per gram.

Baca juga: Naik Lagi, Harga Emas Batangan Antam Sabtu 28 Februari 2026 di Level Rp 3,085,000 Per Gram

Baca juga: Update Harga Emas Antam Jumat 27 Februari 2026, Rp 3,045,000 Per Gram, Hanya Naik Tipis

Harga emas batangan Antam kembali melonjak di tengah memanasnya konflik Iran vs AS-Israel di Timur Tengah.

Harga di atas belum termasuk harga jika dikenalakan pajak.

Setiap pembeli emas batangan atau logam mulia, dikenalak pajak PPh 0,25 persen.

Emas batangan Antam tersedia mulai pecahan 0,5 gram dengan harga per hari ini Rp 1,617,500    

Naik Rp 25.000 dari harga sebelumnya yakni Rp 1,592,500

Jika ingin melihat rincian harga emas batangan secara lengkap, termasuk harga jika dikenakan pajak di SINI

Penyebab Harga Emas Fluktuatif

Harga emas batangan Antam sangat fluktuatif, sempat menyentuh level Rp 3,2 juta.

Harga emas naik dan turun dipengaruhi oleh berbagai faktor ekonomi dan sentimen pasar.

Ketika kondisi ekonomi global tidak stabil, inflasi meningkat, atau terjadi konflik geopolitik, emas cenderung naik karena dipandang sebagai aset aman.

Sebaliknya, saat ekonomi membaik dan suku bunga meningkat, minat terhadap emas menurun sehingga harganya turun.

Selain itu, pergerakan nilai tukar dolar AS, kebijakan bank sentral, serta permintaan dan penawaran di pasar juga turut memengaruhi fluktuasi harga emas. 

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved