Sabtu, 23 Mei 2026

Update Harga Emas

Harga Emas Antam Per Gram Jumat 5 Desember 2025, Hanya Naik Tipis

Kenaikan ini turut memengaruhi harga jual kembali (buyback) emas. Tercatat harga buycack meningkat menjadi Rp2.268.000 per gram.

Tayang:
Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Harga Emas Antam Per Gram Jumat 5 Desember 2025, Hanya Naik Tipis
Emas Antam/Tribun Kaltim
Seorang pegawai memperlihatkan dua batang emas antam 
Ringkasan Berita:
  • Harga emas Antam naik tipis menjadi Rp 2.407.000 per gram. Buyback naik ke Rp 2.268.000. 
  • Harga emas bervariasi dari 0,5 gram hingga 1.000 gram. Investasi emas aman, tahan inflasi, dan mudah dicairkan. 
  • Konsumen disarankan cek keaslian dengan tanda resmi, tes magnet, kepadatan, keausan, dan asam nitrat.

 

TRIBUN-SULBAR.COM - Update harga per gram emas Antam hari ini, Jumat (5/12/2025).

Harga emas Antam kembali naik tipis.

Dari harga Rp 2.406.000 menjadi 2.407.000 per gram.

Kondisi itu menunjukkan harga emas Antam hari ini hanya naik Rp 1000 dari hari hari sebelumnya.

Baca juga: Harga Emas Antam Kembali Terkoreksi Cukup Dalam Hari Ini, Rabu 3 Desember 2025

Sementara harga emas Antam untuk ukuran terkecil 0,5 gram yakni Rp 1.253.000

Kenaikan ini turut memengaruhi harga jual kembali (buyback) emas.

Tercatat harga buycack meningkat menjadi Rp2.268.000 per gram.

Naik seribu dari hari sebelumnya.

Harga buyback emas Antam merupakan harga yang didapatkan ketika pemegang emas Antam ingin menjualnya.

Sebagai informasi, harga emas hari ini bisa berubah sewaktu-waktu.

Hal ini dapat dipengaruhi oleh nilai emas yang didasarkan pada pasar internasional.

Berdasarkan laman resmi logammulia, berikut updata harga emas Antam Jumat 5 Desember 2025:

Harga emas batangan 0,5 gram: Rp 1,253,500

Harga emas batangan 1 gram: Rp 2,407,000

Harga emas batangan 2 gram: Rp 4,754,000

Harga emas batangan 3 gram: Rp 7,106,000

Harga emas batangan 5 gram: Rp 11,810,000

Harga emas batangan 10 gram: Rp 23,565,000

Harga emas batangan 25 gram: Rp 58,787,000

Harga emas batangan 50 gram: Rp 117,495,000

Harga emas batangan 100 gram: Rp 234,912,000

Harga emas batangan 250 gram: Rp 587,015,000

Harga emas batangan 500 gram: Rp 1,173,820,000

Harga emas batangan 1000 gram: Rp 2,347,600,000    

Keuntungan Berinvestasi Emas

Investasi emas memiliki sejumlah manfaat, mulai dari sifatnya yang tahan inflasi, mudah dicairkan, hingga stabil dalam jangka panjang.

Emas juga menjadi pilihan aman di tengah gejolak ekonomi karena nilainya cenderung bertahan saat pasar finansial melemah.

Dengan memahami perbedaan ketiga merek ini, Anda dapat menyesuaikan pilihan berdasarkan kebutuhan, tujuan investasi, dan kesiapan modal.

Tips Bedakan Emas Asli dan Palsu

Untuk konsumen yang akan investasi emas diminta tahu dulu jenis emas yang mau dibeli juga cirinya agar tidak tertipu.

Jangan sampai alih-alih mau untung besar karena beli lebih murah tapi justru bakal buntung karena bodong atau justru emasnya palsu.

Berikut tips membedakan emas asli atau palsu yang dikutip dari laman Galeri 24, berlaku untuk mengecek emas batangan juga emas perhiasan.

1. Cari tanda khusus emas atau kode produksinya

Cara membedakan emas yang asli dan palsu yang pertama adalah melalui pemeriksaan visual dengan mencari tanda khusus pada emas tersebut.

Biasanya nomor resmi yang tertera pada logam mulia emas. Dalam kebanyakan situasi, item emas akan memiliki stempel atau juga dikenal sebagai ciri khas yang menunjukkan persentase emas yang dikandungnya.

Cari tanda ini dengan saksama untuk membantu meyakinkan bahwa apa yang anda miliki adalah asli.

Sementara itu untuk memeriksa keaslian emas perhiasan, beberapa perhiasan yang lebih tua mungkin kehilangan tandanya atau kodenya karena aus. 

Perhiasan emas palsu juga memiliki beberapa tanda imitasi yang bahkan dapat menipu sehingga disarankan untuk tidak hanya mengandalkan tes ini saja sehingga bisa melanjutkan dengan tes keaslian lainnya.

2. Tes magnet

Cara membedakan emas yang asli dan palsu yang kedua adalah melalui tes magnet sebab emas asli diyakni tidak akan tertarik oleh magnet, berbeda dengan emas palsu yang punya kandungan besi atau logam lainnya umumnya bisa ditarik oleh magnet.

Namun tidak selalu dapat memastikan hasil dari metode ini karena ini juga dapat memberikan hasil yang berbeda.

Saat melakukan uji magnet, jangan menggunakan magnet kulkas biasa karena tidak akan berfungsi.

Sehingga carilah magnet yang punya daya tarik lebih kuat bisanya dijual di toko bahan bangunan atau magnet untuk tutup tas atau dompet wanita juga bisa ujicobakan.

3. Uji tenggelamkan emas

Cara membedakan emas yang asli dan palsu yang ketiga adalah melalui tes kepadatan karena emas bersifat padat dan umumnya tenggelam saat direndam dalam segelas air karena perhiasan emas 24 karat berbobot 19 gram per ml.

Saat melakukan tes ini, pastikan tidak ada permata dan hiasan lainnya agar tidak mempengaruhi hasil.

4. Uji Keausan

Cara membedakan emas yang asli dan palsu yang keempat adalah melalui uji keausan.

Tanda lain bahwa emas tidak seperti yang terlihat adalah keausan yang terlihat pada barang tersebut. Jika emas sudah aus, ternoda, atau berbintik, itu bukan emas murni.

Periksa area permukaan dan di sekitar tepi koin atau perhiasan. Jika jenis atau warna logam lain terlihat menyembul dari bawah emas, barang tersebut mungkin berlapis emas dengan perak, tembaga, atau kuningan di bawahnya.

5. Uji Asam Nitrat

Cara membedakan emas yang asli dan palsu yang kelima adalah melalui uji asam nitrat namun harus dengan batasan.

Dalam uji asam nitrat, keaslian emas didasarkan pada warna yang dihasilkannya.

Cara mengujinya, tempatkan emas di atas piring stainless steel. Jangan lupa memakai kacamata pelindung karena tes ini dapat menghasilkan asap.

Selanjutnya, tinggalkan beberapa tetes asam nitrat ke perhiasan dan lihat hasilnya.

Jika logam menjadi hijau, itu adalah logam tidak mulia. Namun, jika berubah menjadi emas, itu adalah kuningan berlapis emas. Jika menghasilkan reaksi seperti susu, itu adalah perak berlapis emas. Tidak ada reaksi sama sekali berarti emas itu asli.

(*)

Sumber: Tribun sulbar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved