Senin, 8 Juni 2026

bocah tewas tenggelam

Damkar Polman Ikut Cari 2 Bocah Hilang Tenggelam di Sungai Mapilli

Edukasi tersebut menyasar staf dan manajemen rumah sakit guna memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran.

Tayang:
Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Damkar Polman Ikut Cari 2 Bocah Hilang Tenggelam di Sungai Mapilli
Istimewa/Damkar Polman
BOCAH TENGGELAM - Damkar Polman bergabung dalam pencarian dua bocah hilang tenggelam di Sungai Mapilli, Kabupaten Polman, Sulbar, Sabtu (6/6/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Damkar Polman menggelar simulasi pencegahan kebakaran di RSUD Andi Depu sebelum bergabung dalam operasi pencarian korban tenggelam di Sungai Mapilli.
  • Tim SAR gabungan mencari dua bocah yang masih hilang setelah terseret arus sungai saat mandi bersama teman-temannya.
  • Satu korban bernama FR (8) telah ditemukan meninggal dunia pada hari pertama pencarian.

 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN – Personel Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) langsung bergabung dalam operasi pencarian dua bocah yang hilang tenggelam di Sungai Mapilli, Kecamatan Campalagian, Sabtu (6/6/2026).

Sebelum terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut, jajaran Damkar Polman terlebih dahulu melaksanakan kegiatan sosialisasi, simulasi, dan pencegahan kebakaran di RSUD Andi Depu, Polewali.

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 10.30 WITA itu diikuti personel Regu C dan staf Damkar Polman yang dipimpin langsung Kepala UPTD Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Polman, Imran.

Baca juga: Warga Gelar Ritual di Sungai Mapilli Polman, Harap 2 Bocah Hilang Tenggelam Segera Ditemukan

Baca juga: Tim SAR Gabungan Akan Lanjutkan Pencarian 2 Bocah Tenggelam di Sungai Maloso Polman Sabtu Besok

Edukasi tersebut menyasar staf dan manajemen rumah sakit guna memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran.

Materi yang diberikan meliputi penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) hingga simulasi evakuasi jalur penyelamatan.

Menurut Imran, rumah sakit merupakan fasilitas publik yang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap berbagai potensi keadaan darurat, termasuk kebakaran.

"Rumah sakit adalah fasilitas publik dengan tingkat kerentanan tinggi. Melalui simulasi bersama Regu C ini, kami memastikan kesiapan seluruh elemen RSUD Andi Depu dalam menghadapi potensi bahaya kebakaran secara mandiri dan cepat, mengingat kejadian kebakaran rumah sakit terjadi baru-baru ini di provinsi tetangga," ujarnya.

Imran menegaskan, setelah kegiatan di RSUD Andi Depu selesai, seluruh personel Posko Induk Damkar Polman langsung bergeser untuk memperkuat Tim SAR Gabungan dalam operasi pencarian korban tenggelam di Sungai Mapilli.

Gabung Tim SAR Cari Dua Bocah Hilang

Pada sore hari, personel Damkar Polman bergabung dengan Tim SAR Gabungan yang terdiri atas Polres Polman, Brimob Kompi IV Batalyon A Pelopor, Satpolairud, Polsek Campalagian, Basarnas, dan BPBD.

Tim gabungan melakukan pencarian terhadap dua anak yang dilaporkan hilang setelah terseret arus Sungai Mapilli di Dusun Kontar, Desa Botto, Kecamatan Campalagian.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 11.00 WITA.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, lima anak sedang bermain di sekitar sungai.

Tiga di antaranya, yakni FR (8), MD (8), dan AH (8), turun mandi dan berenang sebelum akhirnya terseret arus yang deras.

Warga yang menerima laporan dari rekan korban segera melakukan pencarian awal. Namun, mereka hanya menemukan pakaian dan sandal korban di tepi sungai.

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved