PSSI Akui Salah Tulis Nama Pencetak Dua Gol Indonesia vs Myanmar, Pemain PSM Dimas Adi Cetak Brace
Seluruh media nasional sempat salah menuliskan identitas striker asal PSM Makassar yang menjadi bintang kemenangan tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/DSP-Timnas-U-19-lawan-Myanmar.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MEDAN - Kemenangan telak 3-0 Indonesia U-19 atas Myanmar pada laga perdana Grup A Piala AFF U-19 2026 di Stadion Utama Sumatra Utara, Deli Serdang, Senin, 1 Juni 2026, diwarnai polemik administratif.
Kesalahan penulisan nama pemain pada daftar susunan pemain resmi memicu kekeliruan massal di kalangan media massa dalam memberitakan sosok pencetak dua gol (brace) bagi skuad Garuda Nusantara.
Baca juga: Pegawai BRI Majene Ditemukan Meninggal di Kosan Warga Ber-KTP Jl Baji Nyawa Mamajang Makassar
Baca juga: Pegawai Bank BUMN di Majene Ditemukan Meninggal Dunia di Kosan
Seluruh media nasional sempat salah menuliskan identitas striker asal PSM Makassar yang menjadi bintang kemenangan tersebut.
Kekeliruan ini bersumber dari daftar susunan pemain resmi yang dikeluarkan panitia pertandingan, yakni nama yang tercantum untuk nomor punggung terkait, nomor 9 adalah Dimas Wicaksono, bukan Dimas Adi.
Padahal, kedua nama tersebut merujuk pada dua pesepak bola yang sepenuhnya berbeda dan membela klub yang berbeda di kompetisi domestik.
Menanggapi polemik yang berkembang di ruang publik, Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, memberikan klarifikasi resmi pada Rabu, 3 Juni 2026.
Arya menegaskan PSSI telah menyerahkan data pemain dengan benar dan akurat kepada pihak Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) sebelum turnamen dimulai.
"Kami sudah menginput data pemain dengan benar kepada AFF sesuai dokumen resmi yang dimiliki tim. Jadi ini murni hanya kesalahan penulisan nama dalam daftar pertandingan dan tidak perlu menjadi polemik. Yang terpenting identitas pemain yang terdaftar tetap sesuai dengan data resmi yang telah dikirimkan," ujar Arya Sinulingga menjelaskan duduk perkara tersebut.
Dalam pertandingan kontra Myanmar tersebut, Dimas Adi Prasetyo baru dimasukkan oleh tim pelatih pada babak kedua.
Penyerang muda PSM Makassar ini langsung menunjukkan adaptasi yang luar biasa dan memberikan dampak instan di lini depan Indonesia.
Pada menit ke-78, aksi tekanan tinggi (pressing) yang dilancarkannya sukses memaksa penjaga gawang Myanmar melakukan kesalahan fatal, yang kemudian dikonversi menjadi gol kedua bagi Indonesia.
Ketajaman Dimas Adi kembali terbukti pada menit ke-87 ketika ia berhasil menguasai bola liar di dalam kotak penalti Myanmar.
Dengan ketenangan tinggi, ia melepaskan tembakan terarah yang mengoyak jala gawang lawan sekaligus mengunci kemenangan Indonesia menjadi 3-0.
Dua gol cepat alias gol brace dari Dimas Adi ini memastikan raihan tiga poin perdana yang sangat krusial bagi perjalanan Indonesia di fase grup.
Puncak Klasemen
Berkat kemenangan meyakinkan di laga pembuka ini, Timnas Indonesia U-19 berhak menduduki posisi puncak klasemen sementara Grup A Piala AFF U-19 2026.
Hasil positif ini menjadi modal berharga bagi skuad asuhan Nova Arianto untuk menghadapi sisa pertandingan di fase grup.
Sebelumnya, pelatih Nova Arianto telah mengingatkan anak asuhnya bahwa persaingan di Grup A sangat kompetitif, sehingga setiap poin dan produktivitas gol akan sangat menentukan langkah tim untuk melaju ke babak gugur. (*)
| SOSOK Rio Permana Putra Wasit Madura United vs PSM Tahun lalu Anulir Gol Persb |
|
|---|
| Tiba-tiba PSSI Ganti Wasit Madura United vs PSM, Ada Apa? |
|
|---|
| Rusuh di Stadion Bj Habibie Wali Kota Parepare Tasming Hamid Minta Suporter Dewasa Bersikap |
|
|---|
| Yuran Mengaku PSM Persiapan Sepekan untuk Lawan Persib Ingin Akhiri Liga di Posisi Lebih Baik |
|
|---|
| Persib Tak Didampingi Bojan, Amiruddin Tidak Mau Parepare Jadi Tempat Selebrasi Persib Bandung |
|
|---|