Rabu, 6 Mei 2026

Mudik

Tips Mudik Aman, Kenali Tanda Transmisi Mobil Matik Overheat dan Solusi Cepatnya

Mengecek kendaraan sebelum mudik menjadi hal penting dilakukan agara dalam perjalanan tetap aman

Tayang:
Editor: Abd Rahman
zoom-inlihat foto Tips Mudik Aman, Kenali Tanda Transmisi Mobil Matik Overheat dan Solusi Cepatnya
Kalla Toyota
Tampak depan All New Veloz 

TRIBUN-SULBAR.COM – Arus mudik  lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah mulai padat.

Sebagian masyarakat muslim sudah memulai mudik pulang ke kampung halaman untuk berlebaran bersama keluarga.

Tidak sedikit warga memilih mudik menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil.

Namun, Tribuners perlu diingat sebelum mudik ke kampung halaman, pastikan kendaraan kalian aman dan safety.

Baca juga: Penerapan WFA, BPBD Sulbar Pastikan Posko Siaga Bencana Tetap Beroperasi 24 Jam

Baca juga: ASN Mateng Dilarang Mudik Pakai Randis di Tengah Efesiensi Anggaran, Askary : Kita Harus Jadi Contoh

Mengecek kendaraan sebelum mudik menjadi hal penting dilakukan agara dalam perjalanan tetap aman.

Bagi Anda  pengguna mobil matik perlu waspada terhadap potensi overheat pada transmisi saat berkendara, terutama ketika kendaraan digunakan terus-menerus tanpa jeda atau dalam kondisi beban kerja tinggi.

Seperti halnya mesin mobil, transmisi pada mobil matik juga dapat mengalami panas berlebih. 

Jika kondisi ini dibiarkan, overheat pada transmisi berpotensi menimbulkan kerusakan pada komponen di dalam girboks.

LAUNCHING - New Veloz Hybrid EV resmi mengaspal di Mamuju, Sulawesi Barat. Kalla Toyota Mamuju meluncurkan unit baru tersebut di Atrium Mall Maleo Town Square, Jl. Yos Sudarso, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Sabtu (7/3/2026).
LAUNCHING - New Veloz Hybrid EV resmi mengaspal di Mamuju, Sulawesi Barat. Kalla Toyota Mamuju meluncurkan unit baru tersebut di Atrium Mall Maleo Town Square, Jl. Yos Sudarso, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Sabtu (7/3/2026). (Tribun-Sulbar.com/Nurhadi)

Praktisi otomotif, Hermas, menyarankan pengemudi segera menghentikan kendaraan di tempat yang aman jika muncul indikasi transmisi mengalami overheat.

“Kalau sudah begitu, segera berhentikan mobil di tempat aman,” ujar Hermas melansir GridOto.com, Senim (16/3/2026).

Setelah kendaraan berhenti, mesin mobil sebaiknya tetap dinyalakan dengan posisi tuas transmisi di N (netral) selama sekitar 15 hingga 30 menit.

Hal ini bertujuan menjaga sirkulasi oli transmisi di dalam girboks tetap berjalan sehingga suhu dapat kembali normal.

“Oli transmisi menghasilkan tekanan dari putaran mesin saat menyala. Biarkan sirkulasi oli bekerja mengalir ke jalur cooling system sampai temperatur girboks kembali normal,” jelasnya.

Jika indikator peringatan sudah hilang, mobil dapat kembali dijalankan. 

Namun, Hermas menyarankan agar pemilik kendaraan segera mengganti atau menguras oli transmisi jika sebelumnya sempat mengalami overheat.

“Kalau sudah pernah overheat, dalam waktu dekat sebaiknya ganti atau kuras oli transmisi karena kualitas oli sudah menurun akibat panas berlebih,” pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun sulbar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved