Mudik
Tips Mudik Aman, Kenali Tanda Transmisi Mobil Matik Overheat dan Solusi Cepatnya
Mengecek kendaraan sebelum mudik menjadi hal penting dilakukan agara dalam perjalanan tetap aman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Tampak-depan-All-New-Veloz.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM – Arus mudik lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah mulai padat.
Sebagian masyarakat muslim sudah memulai mudik pulang ke kampung halaman untuk berlebaran bersama keluarga.
Tidak sedikit warga memilih mudik menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil.
Namun, Tribuners perlu diingat sebelum mudik ke kampung halaman, pastikan kendaraan kalian aman dan safety.
Baca juga: Penerapan WFA, BPBD Sulbar Pastikan Posko Siaga Bencana Tetap Beroperasi 24 Jam
Baca juga: ASN Mateng Dilarang Mudik Pakai Randis di Tengah Efesiensi Anggaran, Askary : Kita Harus Jadi Contoh
Mengecek kendaraan sebelum mudik menjadi hal penting dilakukan agara dalam perjalanan tetap aman.
Bagi Anda pengguna mobil matik perlu waspada terhadap potensi overheat pada transmisi saat berkendara, terutama ketika kendaraan digunakan terus-menerus tanpa jeda atau dalam kondisi beban kerja tinggi.
Seperti halnya mesin mobil, transmisi pada mobil matik juga dapat mengalami panas berlebih.
Jika kondisi ini dibiarkan, overheat pada transmisi berpotensi menimbulkan kerusakan pada komponen di dalam girboks.
Praktisi otomotif, Hermas, menyarankan pengemudi segera menghentikan kendaraan di tempat yang aman jika muncul indikasi transmisi mengalami overheat.
“Kalau sudah begitu, segera berhentikan mobil di tempat aman,” ujar Hermas melansir GridOto.com, Senim (16/3/2026).
Setelah kendaraan berhenti, mesin mobil sebaiknya tetap dinyalakan dengan posisi tuas transmisi di N (netral) selama sekitar 15 hingga 30 menit.
Hal ini bertujuan menjaga sirkulasi oli transmisi di dalam girboks tetap berjalan sehingga suhu dapat kembali normal.
“Oli transmisi menghasilkan tekanan dari putaran mesin saat menyala. Biarkan sirkulasi oli bekerja mengalir ke jalur cooling system sampai temperatur girboks kembali normal,” jelasnya.
Jika indikator peringatan sudah hilang, mobil dapat kembali dijalankan.
Namun, Hermas menyarankan agar pemilik kendaraan segera mengganti atau menguras oli transmisi jika sebelumnya sempat mengalami overheat.
“Kalau sudah pernah overheat, dalam waktu dekat sebaiknya ganti atau kuras oli transmisi karena kualitas oli sudah menurun akibat panas berlebih,” pungkasnya.(*)
| Arus Mudik Lebaran di Mamuju : 5.704 Penumpang Tiba, 5.616 Tinggalkan Bumi Manakarra |
|
|---|
| Arus Mudik Mamuju 2026: 5.704 Penumpang Tiba dan 5.616 Berangkat dari Terminal Simbuang |
|
|---|
| Suplai 16 Ton Pertalite dan 8 Ton Solar di SPBU Desa Sarjo Aman Jelang Lebaran |
|
|---|
| Penumpang di Pelabuhan Tanjung Silopo Polman Sepi di Periode Mudik Lebaran 2026 |
|
|---|
| Inilah Arti, Makna, dan Sejarah Mudik bagi Masyarakat Indonesia Setiap Jelang Hari Raya Idulfitri |
|
|---|